<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bhagavant.com</title>
	<atom:link href="http://bhagavant.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bhagavant.com</link>
	<description>Situs Agama Buddha di Indonesia berisi inti ajaran Buddha Gotama untuk belajar Buddhisme para pemula dan artikel serta berita Buddhis Bhagavant</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Apr 2013 05:59:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Dua Kebenaran dalam Buddhisme</title>
		<link>http://bhagavant.com/dua-kebenaran-dalam-buddhisme</link>
		<comments>http://bhagavant.com/dua-kebenaran-dalam-buddhisme#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2013 05:58:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[N.A.de S.Amaratunga]]></category>
		<category><![CDATA[Theravada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Kandy, Sri Lanka &#8211; Buddhisme Theravada telah menjabarkan dua Kebenaran: Kebenaran Sejati/Mutlak (Paramatha-sacca) dan Kebenaran Konvensional/Relatif (Sammuti-sacca). Nagarjuna Thera dari Tradisi Mahayana juga memperkenalkan dua kebenaran, tetapi teori Beliau berbeda dengan Buddhisme Theravada. Sesungguhnya, adakah dua jenis Kebenaran dalam Buddhisme Theravada? Apakah kedua Kebenaran ini memiliki perbedaan tingkat? Apakah Kebenaran Sejati/Mutlak lebih tinggi dibandingkan dengan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/dua-kebenaran-dalam-buddhisme/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buddhisme, Satu-Satunya Sains Yang Sejati</title>
		<link>http://bhagavant.com/buddhisme-satu-satunya-sains-yang-sejati</link>
		<comments>http://bhagavant.com/buddhisme-satu-satunya-sains-yang-sejati#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2012 17:27:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Ajahn Brahmavamso]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Perth, Australia &#8212; Saya dulunya seorang ilmuwan. Saya belajar Ilmu Fisika Teoritis di Universitas Cambridge, berada di dalam gedung yang sama dengan seseorang yang kemudian dikenal sebagai Profesor Stephen Hawking. Saya menjadi kecewa dengan sains ketika sebagai orang-dalam, saya melihat betapa menjadi dogmatisnya seorang ilmuwan. Dogma, menurut kamus, merupakan pernyataan arogan dari sebuah opini.[1] Ini [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/buddhisme-satu-satunya-sains-yang-sejati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pokok-Pokok Dasar Pemersatu Theravada dan Mahayana</title>
		<link>http://bhagavant.com/pokok-pokok-dasar-pemersatu-theravada-dan-mahayana</link>
		<comments>http://bhagavant.com/pokok-pokok-dasar-pemersatu-theravada-dan-mahayana#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Dec 2012 09:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Mayahana]]></category>
		<category><![CDATA[Theravada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Dalam suatu faham, kepercayaan ataupun agama tentunya memiliki ciri khas dalam ide, konsep ataupun ajarannya yang membedakannya satu dengan yang lain. Meskipun dalam suatu faham, kepercayaan ataupun agama tersebut memiliki aliran atau mazab atau tradisi yang beraneka ragam, namun pastilah memiliki ciri khas, kesamaan beberapa konsep ajaran yang mendasar yang menghubungan satu dengan yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/pokok-pokok-dasar-pemersatu-theravada-dan-mahayana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimanakah Memilih Agama?</title>
		<link>http://bhagavant.com/bagaimanakah-memilih-agama</link>
		<comments>http://bhagavant.com/bagaimanakah-memilih-agama#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Dec 2012 16:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Agama Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[Bhikkhu K. Sri Dhammananda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[Pada masa Sang Buddha, telah terdapat banyak aktivitas intelektual besar di India. Beberapa orang terpandai yang terkemuka di dunia telah berkecimpung di dalam kontroversi-kontroversi besar keagamaan sepanjang masa. Apakah ada Sang Pencipta? Tidak adakah Sang Pencipta? Adakah jiwa itu? Tidak adakah jiwa itu? Apakah dunia tanpa awal? Apakah ada sebuah awal permulaan? Ini merupakan beberapa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/bagaimanakah-memilih-agama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Hidup: Meditasi Vipassana</title>
		<link>http://bhagavant.com/seni-hidup-meditasi-vipassana</link>
		<comments>http://bhagavant.com/seni-hidup-meditasi-vipassana#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 14:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[S. N. Goenka]]></category>
		<category><![CDATA[Vipassana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=572</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang mencari kedamaian dan keharmonisan, karena inilah yang kurang dalam kehidupan kita. Dari waktu ke waktu kita semua mengalami gejolak, gangguan, ketidakharmonisan, penderitaan; dan ketika seseorang menderita karena bergejolak, seseorang tidaklah menyimpan gejolak ini untuk seorang diri saja. Ia juga akan membagikannya ke orang lain. Gejolak akan menyelimuti atmosfir di sekeliling orang yang menyedihkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/seni-hidup-meditasi-vipassana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Satu Wahana Untuk Perdamaian</title>
		<link>http://bhagavant.com/satu-wahana-untuk-perdamaian</link>
		<comments>http://bhagavant.com/satu-wahana-untuk-perdamaian#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 09:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Walpola Sri Rahula]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[Semasa kehidupan Sang Buddha, ajaran-Nya dikenal dengan beragam nama seperti Buddha-vacana (&#8216;Perkataan Sang Buddha&#8217;)[1], Buddha-sasana (&#8216;Pesan Sang Buddha&#8217;  atau &#8216;Ajaran Sang Buddha&#8217;)[2], Sasana (&#8216;Pesan&#8217; atau &#8216;Ajaran&#8217;)[3] atau Dhamma (&#8216;Ajaran&#8217; atau &#8216;Kebenaran&#8217;)[4]. Pada masa itu tidak ada yang disebut dengan Theravada atau Mahayana. Berdasarkan catatan sejarah kuno Sri Lanka yaitu Dipavamsa (Catatan Sejarah Pulau, abad ke-4 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/satu-wahana-untuk-perdamaian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tsunami Dalam Pandangan Buddhis</title>
		<link>http://bhagavant.com/tsunami-dalam-pandangan-buddhis</link>
		<comments>http://bhagavant.com/tsunami-dalam-pandangan-buddhis#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Nov 2012 13:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Buddhis]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Shravasti Dhammika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=500</guid>
		<description><![CDATA[Buddhisme mengajarkan mengenai penyebab, bahwa seluruh alam semesta merupakan jaringan sebab akibat yang saling berhubungan. Ada dua jenis dari penyebab &#8212; penyebab alami dan penyebab moral. Penyebab alami tidak ada kaitannya dengan prilaku baik atau buruk manusia, ia hanya merupakan beragam kekuatan di alam semesta yang bekerja satu sama yang lain. Hujan badai ataupun tanaman [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/tsunami-dalam-pandangan-buddhis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riwayat Agung Para Buddha (Buku ke-3)</title>
		<link>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-3</link>
		<comments>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-3#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2012 14:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Mingun Sayadaw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Simak riwayat kehidupan para Thera dan Theri, siswa dan siswi Sang Buddha, dalam buku ke-3 dari Riwayat Agung Para Buddha yang disusun oleh Mingun Sayadaw sebagai pemegang gelar Tipitakadhara Dhamma Bhandhagarika yang bukan hanya mampu menghafal Kitab Tipitaka yang dibabarkan oleh Buddha, berikut Kitab Komentar dan Kitab Subkomentar, namun juga piawai memahami makna-maknanya secara mendalam. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-3/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riwayat Agung Para Buddha (Buku ke-2)</title>
		<link>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-2</link>
		<comments>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-2#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Nov 2012 14:14:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Mingun Sayadaw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=446</guid>
		<description><![CDATA[Peristiwa apakah yang dialami oleh Buddha Gotama diusia Beliau yang ke-41 tahun? Dan apakah nasihat terakhir Beliau menjelang Parinibbana (kemangkatan mutlak)? Simak semuanya di buku ke-2 dari Riwayat Agung Para Buddha yang merupakan mahakarya klasik yang menyeluruh dan akurat, yang tidak terdapat penambahan atau pengurangan yang tak perlu dari Tipitaka, dan disusun oleh Y. M. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Riwayat Agung Para Buddha (Buku ke-1)</title>
		<link>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-1</link>
		<comments>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-1#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Nov 2012 09:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Buku Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Buddha]]></category>
		<category><![CDATA[Y. M. Mingun Sayadaw]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhagavant.com/?p=434</guid>
		<description><![CDATA[Pada masa lampau, sebelum kehadiran Buddha Gotama, telah hadir Para Buddha yang jumlahnya tak terhitung, di antaranya terdapat 24 Buddha yang hadir sebelum Buddha Gotama. Bagaimanakah riwayat kehidupan dari 24 Buddha tersebut? Dan bagaimanakah dengan riwayat kehidupan dari Buddha Gotama itu sendiri? Simak riwayat kehidupan Para Buddha tersebut dalam buku Riwayat Agung Para Buddha yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://bhagavant.com/riwayat-agung-para-buddha-buku-ke-1/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
