Garis Waktu Sejarah Buddhisme

Berikut adalah peristiwa sejarah Buddhisme atau Agama Buddha di dunia secara garis besar yang disusun berdasarkan kronologi garis waktu (timeline) dari masa kehidupan Sri Buddha sampai abad ke-21. Tahun Era Buddhis yang digunakan pada garis waktu ini berdasarkan pada penanggalan Sri Lanka dan Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists). Dan Era Umum (Masehi) pada bagian atas menggunakan penanggalan secara tradisional (kronologi panjang) dan pada bagian bawah secara sejarah (kronologi panjang terkoreksi).

Era Buddhis (EB) Era Umum (EU) Peristiwa Utama
– 80 EB 623 SEU atau 563 SEU
  • Bodhisatta atau calon Buddha, lahir di Lumbini (Nepal saat ini) sebagai Siddhattha Gotama, pangeran dari suku Sakya, pada bulan Vesākha atau Waisak. Berdasarkan penanggalan tradisional pada tahun 623 Sebelum Era Umum (SEU / Sebelum Masehi). Dan berdasarkan pada penanggalan “sejarah” pada tahun 563 SEU.
– 51 EB 594 SEU atau 534 SEU
  • Pangeran Siddhattha meningggalkan istana dan kehidupan sebagai perumahtangga untuk menjadi seorang petapa.
– 45 EB 588 SEU atau 528 SEU
  • Petapa Gotama mencapai Pencerahan Sempurna dan menjadi Buddha di bawah pohon Bodhi (Latin: Ficus religiosa) di Hutan Gaya (Sekarang Bodh Gaya, India) tepat saat hari bulan purnama di Bulan Vesākha (Mei) selama bermeditasi di bawah pohon Boddhi.
  • Di bulan Āsāḷha, lengkapnya kehadiran Tiratna (Tiga Permata) yaitu Buddha, Dhamma, dan Sangha (Pali: Saṅgha, Sanskerta: Saṃgha; baca: Sangga).
  • Selama bulan purnama di bulan Juli, Sri Buddha membabarkan ajarannya yang pertama di daerah dekat Varanasi, menunjukkan kepada dunia Empat Kebenaran Mulia dan memulai pembabaran Dhamma dan Vinaya selama 45 tahun.
1 EB 543 SEU atau 483 SEU
  • Buddha Gotama Parinibbāna (kemangkatan mutlak) di Kusinārā (Sekarang Kushinagar, India) pada usia 80 tahun.
  • Selama masa musim hujan, setelah Sri Buddha Parinibbāna, diadakan Persamuhan Agung (konsili) pertama di Gua Sattapanni di dekat Rājagaha (Rajgir), India, yang dihadiri oleh 500 orang bhikkhu yang telah mencapai tingkat kesucian Arahant, yang dipimpin oleh Yang Arya (Y.A.) Thera Mahakassapa . Pada Persamuhan Agung ini, diulang kembali peraturan Vinaya oleh Y.A. Thera Upali yang kemudian diterima sebagai Vinaya Piṭaka, dan pengulangan Dhamma oleh Y.A. Thera Ananda yang kemudian menjadi Sutta Piṭaka . Persamuhan ini di bawah naungan Raja Ajatāsattu.
101 EB 443 SEU atau 383 SEU
  • Persamuhan Agung Kedua di Vihara Vālukārāma di Vesāli, 100 tahun setelah Sang Buddha Parinibbana. Persamuhan Agung ini diselenggarakan karena para bhikkhu Vajjī dari Vesāli telah melangggar pacittiya. Persamuhan ini di bawah naungan Raja Kalasoka dari Dinasti Shishunaga dan dipimpin oleh Y.A. Revata dan dibantu oleh Y.A. Yasa serta dihadiri oleh 700 bhikkhu.
  • Keretakan sangha yang pertama timbul antara aliran Mahasanghika (Mahāsāṃghika) dan Sthaviravāda yang tradisional. Permasalahannya adalah Mahasanghika tidak mau menerima sutta dan vinaya sebagai sumber terakhir dari ajaran Sri Buddha. Mahasanghika kemudian berkembang menjadi Mahayana yang mendominasi Agama Buddha di utara Asia (Tiongkok, Tibet, Jepang dan Korea).
232 EB 312 SEU atau 252 SEU
  • Kaisar Asoka (berkuasa: 329-292 atau 269-232) mengeluarkan berbagai dekrit dan mengirim duta Dhammavijaya (Kemenangan oleh Kebenaran) ke berbagai negara seperti Kanara, Karnataka, Kashmir, wilayah Himalaya, Myanmar, Afghanistan, Mesir, Macedonia dan Cyrene, setelah 8 tahun menaklukkan Kerajaan Kalinga dan beralih keyakinan kepada Dhamma.
237 EB 308 SEU atau 248 SEU
  • Persamuhan Agung Ketiga di Vihara Asokārāma di Pāṭaliputta (Skt: Pāṭaliputra). Persamuhan ini diadakan pada tahun ke-17 dari kekuasaan Kaisar Asoka yang menaiki tahta (dinobatkan) pada 265 SEU (218 tahun setelah Sri Buddha Parinibbāna). Y.M. Bhikkhu Tissa Moggaliputta mengetuai konsili ini.
  • Dalam persamuhan tersebut Abhidhamma Piṭaka dibacakan kembali pada persamuhan ini, sehingga lengkaplah pengertian Tipiṭaka (Vinaya, Sutta, dan Abhidhamma). Y.A. Tissa Moggaliputta menyelesaikan kitab Kathavatthu. Kitab Tipiṭaka (Pali) telah lengkap secara keseluruhan. Dalam Pesamuhan Agung Ketiga ini 100 orang Arahant mengulang kembali pembacaan Kitab Tipiṭaka (Pali) selama sembilan bulan.
  • Terjadi perselisihan perbedaan doktrin yang kemudian menimbulkan keretakan, melahirkan aliran Sarvastivada dan Vibhajjavada.
  • Kaisar Asoka mengutus putranya, Y.M. Thera Mahinda dan kemudian putrinya, Y.M. Theri Saṅghamittā ke Sri Lanka.
  • Devanampiya Tissa, Raja dari Anuradhapura di Sri Lanka, beralih keyakinan memeluk Buddhisme.
242 EB 303 SEU atau 243 SEU
  • Y.M. Mahinda Thera mendirikan Mahavihara di Anuradhapura, Sri Lanka.
  • Komunitas aliran Vibhajjavadin yang berdiam di Sri Lanka kemudian berkembang menjadi Theravada.
  • Y.M. Saṅghamittā Theri tiba di Sri Lanka dengan membawa potongan pohon Bodhi dan mendirikan Sangha Bhikkhuni di Sri Lanka.
285 EB 260 SEU atau 200 SEU
  • Kemunculan benih awal aliran yang melahirkan Mahayana.
  • Penyusunan kepustakaan Prajnaparamita seperti Aṣṭasāhasrikā Prajñāpāramitā Sūtra atau “Kesempurnaan Kebijaksanaan dalam 8.000 baris”.
  • Pembangunan monumen-monumen Buddhis di India seperti Stupa Sanchi di Madhya Pradesh, Stupa Amaravati di Andhra Pradesh, dan Vihara Mahabodhi di Bodh Gaya.
300 EB 245 SEU atau 185 SEU
  • Runtuhnya Dinasti Maurya dan digantikan oleh Dinasti Sunga.
  • Pada masa ini Buddhisme atau Agama Buddha mengalami tekanan oleh pemerintahan Pusyamitra Sunga.
305 EB 240 SEU atau 180 SEU
  • Demetrius I dari Baktria, raja Yunani-Baktria dari Gandhara, menginvasi India sampai ke Pataliputta dan mendirikan kerajaan India-Yunani (180-10 SEU), dimana di bawah kerajaan tersebut Agama Buddha kembali berkembang.
335 EB 210 SEU atau 150 SEU
  • Menander I Soter (Milinda), raja Yunani-India memeluk Agama Buddha setelah berdiskusi dengan Y.A. Nagasena. Kumpulan diskusi yang berisikan mengenai pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Raja Menander I (Milinda) kepada Y.A. Nagasena, mengenai Buddha Dhamma ini, kemudian dikenal dengan sebutan Milinda Panha atau Pertanyaan Milinda.
410 EB 135 SEU atau 75 SEU
  • Theodorus, gubernur Yunani-India di Provinsi Swat, Pakistan, menyimpan relik Sri Buddha dalam sebuah vas, mendedikasikannya untuk menghormati “Bhagava Sakyamuni”.
451 EB 94 SEU atau 34 SEU
  • Bencana kelaparan dan perpecahan di Sri Lanka mengondisikan perlunya Persamuhan Agung dan penulisan Kitab Tipiṭaka.
  • Persamuhan Agung Keempat (versi Theravada) diselenggarakan di Vihara Aloka, Desa Matale atau Malaya, Sri Lanka, di bawah naungan Raja Vaṭṭagāmaṇi Abhaya dari Sri Lanka, dan dihadiri oleh 500 bhikkhu dan ahli tulis dari Mahavihara.
  • Dalam persamuhan tersebut Kitab Tipiṭaka (Pali) ditulis untuk pertama kalinya pada daun lontar/palem.
543 BE 2 SEU
  • Catatan Sejarah Dinasti Han Timur (Hou Hanshu), mencatat kunjungan utusan Yuezhi ke ibu kota Tiongkok, dan memberikan pengajaran Sutra Buddhis secara oral (diucapkan).
545 EB 1 EU
  • Dimulainya tahun atau Era Umum (EU) atau disebut dengan tahun Masehi.
609 EB 65 EU
  • Pendanaan terhadap Agama Buddha oleh Liu Ying, putra Kaisar Guangwu dari Dinasti Han Tiongkok, yang merupakan dokumentasi pertama atas praktik Agama Buddha dalam suatu komunitas.
611 EB 67 EU
  • Kedatangan dua orang bhiksu dari India yaitu Kasyapa Matanga dan Dharmaraksha, ke Tiongkok. Mereka menerjemahkan berbagai teks Buddhis diantaranya yaitu Sutra 42 Bab, .
612 EB 68 EU
  • Agama Buddha secara resmi berdiri di Tiongkok dengan didirikannya Vihara Kuda Putih (Baima), pada kekuasaan Kekaisaran Ming dari Dinasti Han Timur, dan merupakan vihara pertama di Tiongkok.
622 EB 78 EU
  • Jenderal Tiongkok, Ban Chao, menduduki kerajaan Buddhis, Khotan (sekarang Hotan / Hetian).
633 EB 89 EU
  • Persamuhan Agung Keempat (versi Sarvastivada), diadakan di Kashmir, di bawah naungan Kaisar Kanishka (78-101 EU) dari Dinasti Kushan, diikuti oleh 500 bhiksu dan diketuai oleh Y.M. Vasumitra. Persamuhan ini tidak diakui oleh aliran Theravada.
  • Dalam persamuhan ini Tripitaka dari berbagai aliran disusun kembali secara sistematis dan diterjemahkan dari bahasa Prakrit awal ke dalam bahasa Sanskerta klasik.
  • Penyusunan Upadesa sāstra, Vinaya Vibhāsā sāstra, dan Abhidharma Vibhāsā sāstra.
644 EB 100 EU
  • Untuk pertama kalinya para bhikkhu dari Sri Lanka menyebarkan Agama Buddha aliran Theravada di Kamboja dan Thailand Tengah.
692 EB 148 EU
  • An Shigao (An Shih-Kao) seorang pangeran dari Parthian (Ashkanian) dan para bhiksu dari India tiba di Tiongkok dan untuk pertama kalinya menerjemahkan kepustakaan Buddhis India ke dalam bahasa Tionghoa dengan menggunakan terminologi Taoisme sehingga beberapa masyarakat Tiongkok menganggap Agama Buddha sebagai bentuk lain dari Taoisme.
694 EB 150 EU
  • Penyusunan Saddharma Puṇḍarīka Sūtra (Sutra Kebenaran Sejati Teratai Putih atau Sutra Teratai) dan teks-teks Mahayana lainnya.
  • Kemunculan Mahayana secara utuh sebagai aliran yang terpisah.
  • Kedatangan Agama Buddha untuk pertama kalinya ke Vietnam dari Asia Tengah dan India.
712 EB 168 EU
  • Seorang bhiksu bernama Lokaksema dari Kushan, berkunjung ke ibu kota Tiongkok, Loyang, untuk menerjemahkan teks-teks Mahayana untuk pertama kalinya ke dalam bahasa Tionghoa.
744 EB 200 EU
  • Jaman kehidupan filsuf Buddhis India.
  • Nāgārjuna (150-250), menemukan aliran Madhyamika (Jalan Tengah) yang menekankan pada ajaran Sunyata (kekosongan).
  • Agama Buddha mulai masuk ke Tibet dan mempengaruhi kepercayaan setempat yaitu Bon, di kerajaan Shang-Shung (Tibet Selatan).
  • Pengaruh Buddhis di Persia menyebar melalui perdagangan.
830 EB 286 EU
  • Dharmarakṣa atau Zhú fǎ hù (233-311), seorang bhiksu dari Tiongkok menerjemahkan banyak sutra ke dalam bahasa Tionghoa di antaranya Sutra Teratai.
840 EB 296 EU
  • Penyusunan Zhu Fo Yao Ji Jing (kitab Buddhis Tiongkok tertua yang baru ditemukan pada tahun 2005 EU), telah rampung pada masa Dinasti Jin Barat (265-317).
  • Aliran Yogacara (meditasi) ditemukan oleh Maitreya-nātha (270-230).
  • Kitab-kitab Buddhis mulai tiba di kerajaan-kerajaan Tibet (Tibet Utara) semasa pemerintahan Raja Lhatotori Nyentsen
861 EB 317 EU
  • Fo-T’u-Teng mendirikan sangha bhiksuni di Tiongkok.
864 EB 320 EU
  • Universitas Buddhis Nalanda berkembang di India, merupakan pusat pelajaran Agama Buddha kurang lebih selama 1000 tahun dan memiliki 2 ribu orang guru dan 10 ribu siswa di dalamnya.
  • Penyebaran Agama Buddha ke Myanmar dan Laos.
874 EB 330 EU
  • Kehidupan Asanga dan Vasubhandu. Bersama dengan Maitreyanatha mereka sebagai penemu dan Guru Besar dari aliran Yogacara. Mereka terkenal akan ajarannya mengenai Cittamatrin (Hanya Pikiran Semata).
  • Pemikiran akan penghormatan terhadap Amitabha dan kelahiran di tanah suci, mulai muncul dan merupakan cikal-bakal perkembangan aliran Tanah Suci.
  • Perkembangan aliran Vajrayana.
916 EB 372 EU
  • Agama Buddha diperkenalkan ke Korea oleh Tiongkok pada masa Dinasti Qin Awal.
  • Dua bhiksu dari Tiongkok membawa beberapa kitab ke kerajaan Goguryeo di Korea dan mendirikan pembuatan kertas di Korea.
922 EB 378 EU
  • Penerjemahan teks-teks Buddhis ke dalam bahasa Tionghoa oleh Kumārajīva (344-413) dan Hui-Yüan (334-416).
943 EB 399 EU
  • Fa-hsien (Fa Xian atau Faxian), seorang bhiksu dari Tiongkok mengunjungi India (399-414) dan kembali dengan membawa teks-teks Buddhis dan kemudian diterjemahkan dalam bahasa Tionghoa.
946 EB 402 EU
  • Aliran Amitabha Tanah Suci (Ching t’u) mulai muncul di Tiongkok dengan T’an-Luan (476-542) sebagai sesepuh pertama.
969 EB 425 EU
  • Bhikkhu Buddhaghosa Thera dari Sri Lanka membuat komentar terhadap kitab Tipitaka Pali yang kemudian disebut sebagai Maha Atthakatha. Beliau juga menyusun Visuddhimagga (Jalan Kemurnian) yang menjadi buku teks klasik ajaran Sri Buddha di Sri Lanka.
  • Agama Buddha aliran Mahayana sampai di Myanmar, Sumatera, Jawa, dan Kalimantan diperkenalkan oleh imigran asal India.
977 EB 433 EU
  • Para Bhikkhuni dari Vihara Abhayagiri Sri Lanka memperkenalkan garis silsilah penahbisan penuh (Upasampadā) ke Tiongkok.
  • Agama Buddha mengalami penyiksaan dan kekerasan oleh pemerintahan Kaisar Wu (Shih-tusu) di Tiongkok (424-451).
998 EB 454 EU
  • Dhammapala dari Sri Lanka, menyusun komentar terhadap kitab Tipitaka Pali yang terlewatkan oleh Buddhaghosa (seperti kitab Udana, Itivuttaka, Theragatha, dan Therigatha), bersama dengan sub-komentar yang luas pada karya Buddhaghosa.
  • Pemulihan Agama Buddha di Tiongkok pada masa Kaisar Wen-ch’eng-ti dari Dinasti Wei Utara (452-465).
1008 EB 464 EU
  • Buddhabhadra (Batuo) seorang Guru Dhyana (meditasi) India sampai di Tiongkok untuk mengajarkan Agama Buddha. Beliau menjadi ketua dan Sesepuh Pertama Vihara Shaolin.
1014 EB 470 EU
  • Aliran T’ien Tai ditemukan oleh Hui-Wen di Tiongkok Selatan.
1039 EB 495 EU
  • Vihara Shaolin didirikan di Tiongkok atas nama Buddhabhadra oleh dekrit Kaisar Xiaowen dari Dinasti Wei Utara.
1064 EB 520 EU
  • Bodhidharma tiba di Tiongkok dari India (sekitar 520-527) dan menetap di Vihara Shaolin di Provinsi Henan. Beliau menjadi Sesepuh Pertama dari aliran Chan (Jpn: Zen; Skt: Dhyāna).
  • Berdirinya aliran Chan (Zen).
1096 EB 552 EU
  • Agama Buddha diperkenalkan di Jepang melalui Korea (kemungkinan juga melalui Tiongkok) dan menjadi agama negara (594).
  • Berdirinya aliran Tiantai oleh Zhiyi atau Chih-i (538-597) di Tiongkok, dikenal juga dengan nama Fa-hua atau aliran Teratai; merupakan bentuk sinkretisme (perpaduan) dari semua aliran Mahayana.
1121 EB 577 EU
  • Berdirinya aliran Hua-yen oleh Fa Shun (557-640) di Tiongkok.
  • Kisah Jataka diterjemahkan ke dalam bahasa Persia oleh Raja Khosrau I (531-579).
  • Pengikut aliran Zen masuk ke Vietnam dari Tiongkok.
  • Pangeran Shotoku mendanai Agama Buddha di Jepang.
1133 EB 589 EU
  • Penulisan teks-teks komentar Buddhis Tiongkok.
  • Agama Buddha berkembang di Indonesia.
  • Percampuran antara agama Hindu Shivaisme dan Mahayana di Kamboja, berlangsung sampai abad ke-11. Terdapat juga aliran non-Mahayana namun tidak menonjol.
  • Berdirinya Dinasti Sui di Tiongkok, awal dari jaman keemasan Agama Buddha di Tiongkok.
1151 EB 607 EU
  • Duta kerajaan Jepang diutus ke kerajaan Sui di Tiongkok untuk mendapatkan salinan sutra-sutra.
  • Agama Buddha mulai menyebar di Tibet.
  • Pembangunan Vihara Hōryū (Hōryū-ji) dan selesai pada tahun 615 EU.
1162 EB 618 EU
  • Berdirinya Dinasti Tang di China (618-907) dan merupakan jaman keemasan bagi Agama Buddha di Tiongkok.
  • Harshavardhana atai dikenal dengan Harsa, Kaisar dari Dinasti Pushyabhuti di India Utara. Ia adalah salah satu raja Buddhist teladan yang mendirikan institusi-institusi untuk para peziarah, orang miskin, dan orang sakit.
1171 EB 627 EU
  • Dimulainya era pencetakan kepustakaan Buddhis Mahayana Tiongkok dengan menggunakan balok-balok cetak kayu dan kertas.
1179 EB 635 EU
  • Hsuan Tsang atau Xuanzang (602-664), seorang bhiksu cendekiawan dari Tiongkok mengunjungi India. Setelah pulang ia menerjemahkan berbagai kitab Buddhis dan menyusun Catatan Wilayah Barat Tang Agung (大唐西域记 – Ta T’ang Hsiyü Chi) tahun 646 EU.
1185 EB 641 EU
  • Raja Songtsen Gampo mempersatukan Tibet dan menikahi Putri Wen Cheng dari Tiongkok dan Putri Bhrkuti Devi dari Nepal yang membawa rupang/rupaka atau arca Buddha dan pekerja kriya saat pernikahannya.
  • Pembangunan Istana Potala, Vihara Jokhang / Jokang dan Vihara Ramoche di Lhasa di Tibet untuk menaruh rupaka Buddha (641-650).
1196 EB 651 EU
  • Adaptasi Buddhacarita (kisah kehidupan Bhagavant Buddha) dalam kepustakaan Mahayana dalam tulisan Pahlavi pada masa Kekaisaran Sasaniyah di Iran, di terjemahkan ke dalam bahasa Arab pada masa kekuasaan Islam menjadi kisah Bilawhar wa-Yudasaf.
1215 EB 671 EU
  • Yi Jing atau I-Tsing (635–713), seorang bhiksu peziarah dari Tiongkok pada Dinasti Tang, mengunjungi Palembang, ibu kota dari Kerajaan Srivijaya di pulau Sumatera, Indonesia, dan melaporkan terdapat lebih dari 1000 orang bhikkhu di sana. Dan pada masa itu, mayoritas Agama Buddha tradisi Theravada telah berkembang pesat di seluruh Nusantara, kecuali di daerah Melayu yang sedikit mengadopsi tradisi Mahayana.
  • Uisang (625 – 702), seorang bhiksu sarjana asal Kerajaan Silla Korea, kembali ke Korea setelah mempelajari aliran Huayan atau Hua-yen (Skt: Avataṃsaka) dan mendirikan aliran Hwa-eom (Huayan dalam bahasa Korea).
1257 EB 713 EU
  • Śubhakarasiṃha (637-735), bhiksu asal India memperkenalkan aliran Vajrayana ke Tiongkok pada masa Dinasti Tang. Empat tahun kemudian Vajrabodhi (670-741), dan Amoghavajra (705-775) siswa dari Vajrabodhi juga kembali memperkenalkan aliran Vajrayana pada masa Dinasti Tang di Tiongkok.
  • Wafatnya Y.M. Huineng, sesepuh Zen ke-6.
1263 EB 719 EU
  • Agama Buddha berkembang di Thailand.
1274 EB 730 EU
  • Diperkenalkannya aliran Huayan dari Tiongkok ke Jepang, yang dikenal dalam bahasa Jepang sebagai Kegon.
1296 EB 752 EU
  • Rupaka/patung besar Buddha Vairocana di Vihara Todai (Tōdai-ji) di Nara, Jepang, selesai dibangun dan dikenal dengan nama Nara Daibutsu (Buddha Besar Nara).
  • Bhiksu Jianzhen atau Ganjin (688–763) dari Tiongkok menyebarkan aliran Risshū (Ritsu) di Jepang selama 11 tahun (743-754).
1304 EB 760 EU
  • Candi Borobudur didirikan pada masa Dinasti Sailendra di Jawa Tengah.
  • Berkembangnya 6 aliran Buddhisme Jepang yaitu Kusha, Jōjitsu (Satyasiddhi), Risshū (Ritsu), Hossō/Yuishiki (Yogācāra Asia Timur), Kegon (Avataṃsaka), dan Sanron (Mādhyamaka Asia Timur)
  • Aliran Chan (Zen) sampai dan diperkenalkan ke Tibet.
1317 EB 773 EU
  • Raja Trisong Detsen dari Tibet mengundang Śāntarakṣita ke Tibet.
1318 EB 774 EU
  • Raja Trisong Detsen mengundang Padmasambhava untuk mendirikan Agama Buddha aliran Tantra di Tibet.
  • Agama Buddha menyebar cepat ke Sikkim dan Bhutan.
  • Kisah Jataka “Karataka and Damanaka” diterjemahkan ke dalam bahasa Suryani (Suriah) dan Arab menjadi kisah “Kalilag and Damnag”.
  • Adaptasi Buddhacarita (kisah kehidupan Bhagavant Buddha) dalam kepustakaan Mahayana dalam bahasa Arab yaitu Bilawhar wa-Yudasaf, diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani oleh Yohanes dari Damaskus, dan dikenal luas sebagai kisah Barlaam dan Josaphat.
1331 EB 787 EU
  • Pembangunan Vihara Samye, vihara pertama di Tibet, oleh Trisong Detsen dan Padmasambhava.
  • Kemunculan aliran Nyingma cabang dari Buddhisme Tibet.
1336 EB 792 EU
  • Debat Samye atau Kosili Lhasa, sebuah peristiwa debat di Vihara Samye antara Kamalaśīla mewakili Buddhisme Tibet dengan Heshang Moheyan mewakili Buddhisme Zen (Zen aliran Dongshan – Gunung Timur), dan memutuskan bahwa aliran Tibet sebagai bentuk dari aliran Mahayana.
1338 EB 794 EU
  • Satu juta miniatur stupa (pagoda) dibangun di Jepang.
  • Ibu kota Jepang dipindahkan dari Nara ke Kyoto.
1348 EB 804 EU
  • Bersama utusan pemerintahan Kaisar Kammu dari Jepang untuk Kerajaan Dinasti Tang Tiongkok, Bhiksu Saichō (767-822) berkunjung ke daratan Tiongkok. Ia menyerap ajaran dari aliran Tiantai dan mendirikan aliran Tendai (805) saat kembali ke Jepang. Dalam rombongan yang sama Bhiksu Kūkai (774-835) juga berkunjung ke daratan Tiongkok. Ia menyerap ajaran dari aliran Vajrayana di Chang’an dan mendirikan aliran Shingon (806) saat kembali ke Jepang.
1354 EB 810 EU
  • Atas permintaan Raja Balaputradewa dari Kerajaan Srivijaya di Suvarnadvipa (Sumatera), Raja Devapala dari India menyumbang “pemasukan dari 5 desa” untuk pendanaan dan pemeliharaan perpustakaan Buddhis dan fasilitas penyalinan sutra-sutra di Universitas Nalanda.
1366 EB 822 EU
  • Penegakkan Peraturan (vinaya) Mahayana di Jepang.
1382 EB 838 EU
  • Ennin seorang bhiksu aliran Tendai dari Jepang melakukan perjalanan ke Tiongkok (838-847) dan mencatat adanya penganiayaan terhadap Agama Buddha di Tiongkok pada masa Kaisar Wuzong (Wu-tsung) dari Dinasti Tang.
1389 EB 845 EU
  • Kaisar Wuzong atau Wu-tsung (840-846) dari Dinasti Tang yang juga seorang Taois, melakukan penekanan dan penganiayaan terhadap Buddhis di Tiongkok. Ia juga memerintahkan untuk memusnahkan seluruh komponen yang berunsur Buddhis. Ini menandakan kemunduran Agama Buddha di Tiongkok di abad ke-9.
1421 EB 877 EU
  • Agama Buddha hampir lenyap seluruhnya dari Tibet saat era perpecahan dan kehancuran dinasti Tibet.
1444 EB 900 EU
  • Dimulainya pembangunan vihara-vihara di Bagan (Burma/Myanmar).
  • Mundurnya era keemasan Agama Buddha di beberapa negara Asia Tengah dan beralih ke era Agama Islam akibat invasi Muslim terhadap negara-negara Asia Tengah.
1516 EB 972 EU
  • Kaisar Pertama dari Dinasti Sung memerintahkan untuk menyelesaikan mencetak Tripitaka dan selesai pada tahun 983, dikenal dengan nama Shu-pen (Edisi Szechuan).
1522 EB 978 EU
  • Dimulainya periode Buddhis ke-2 di Tibet.
1553 EB 1009 EU
  • Dinasti Lý di Vietnam. Para raja Lý melindungi Agama Buddha Mahayana.
1569 EB 1025 EU
  • Kerajaan Buddhis, Srivijaya, di Sumatera, diserang oleh Kerajaan Chola dari India Selatan. Srivijaya masih bisa bertahan tetapi mengalami kemunduran. Pusat pemerintahan dipindahkan dari Palembang ke Jambi.
1582 EB 1038 EU
  • Atiśa Dīpankara Śrījñāna (982-1054), datang ke Tibet dan mendirikan aliran Kadam yang kemudian menjadi aliran Gelug.
1583 EB 1039 EU
  • Lhodak Marpa Choski Lodos atau Marpa Lotsawa atau Marpa Sang Penerjemah (1012–1097), mulai mendirikan aliran Kargyu bagian dari Agama Buddha di Tibet, melakukan perjalanan ke India, dan belajar di bawah bimbingan Naropa.
1588 EB 1044 EU
  • Di Birma (Myanmar), raja Pagan pertama, Raja Anoratha mulai memerintah. Ia mengalihyakinkan negaranya menjadi Agama Buddha Theravada dengan bantuan para bhikkhu dan buku-buku dari Sri Lanka.
1594 EB 1050 EU
  • Komunitas Bhikkhu dan Bhikkhuni di Anuradhapura, Sri Lanka, hancur karena invasi dari India bagian selatan. Hal ini membuat polemik keberadaan garis silsilah bhikkhuni Theravada pada masa mendatang.
1604 EB 1060 EU
  • Penemuan silsilah aliran Sakya dalam Agama Buddha di Tibet oleh Drogmi Lotsawa atau Brogmi (992-1072).
  • Gonchok Guelpo (1034-1102) mendirikan vihara pertama bagi sangha aliran Sakya di Tibet.
  • Berkembangnya Theravada di Pagan, Birma (Myanmar).
1614 EB 1070 EU
  • Para Bhikkhu dari Pagan atau Birma (Myanmar) tiba di Polonnaruwa, Sri Lanka untuk mengembalikan kembali garis silsilah penahbisan bhikkhu aliran Theravada di Sri Lanka.
1628 EB 1084 EU
  • Di Myanmar, pada pemerintahan Raja Pagan ke-2 (1084-1112), Kyanzittha (putra dari Anawrahta) menyelesaikan Stupa Shwezigon, tempat untuk menyimpan relik Buddha Gotama, termasuk relik gigi Buddha Gotama yang dibawa dari Sri Lanka.
1631 EB 1087 EU
  • Tripitaka Korea (Tripitaka Goryeo) atau Palman Daejanggyeong (“Delapan puluh ribu Tripitaka”), yaitu Tripitaka versi Korea, untuk pertama kalinya diukir sebagai blok-blok cetak kayu.
1644 EB 1100 EU
  • Pemerintahan Huizong pada masa Dinasti Song di Tiongkok melarang Agama Buddha dan mempromosikan Taoisme.
1668 EB 1124 EU
  • Di Jepang, Ryonin (1072-1132) menemukan aliran Yuzu-gatari atau aliran Nembutsu (Nianfo) yang memfokuskan pada ritual pengulangan nama Buddha Amitabha.
1708 EB 1164 EU
  • Polonnaruwa, di Sri Lanka Utara dihancurkan oleh penyerangan bangsa asing. Dengan bimbingan dua bhikkhu dari cabang tradisi Mahavihara yaitu tradisi Y.A. Mahakassapa dan Y.A. Sariputta, Raja Parakramabahu I menyatukan kembali seluruh bhikkhu di Sri Lanka dalam tradisi Mahavihara.
1719 EB 1175 EU
  • Honen Shonin (1133-1212) mendirikan aliran Jodo atau “Tanah Suci” (Pure Land) di Jepang.
1725 EB 1181 EU
  • Raja Jayavarman VII dari Kamboja yang merupakan penganut Mahayana mendirikan Candi Bayon salah satu bagian akhir dari pembangunan Angkor Wat yang dimulai pada pemerintahan Raja Suryavarman II. Kemudian hari situs ini menjadi salah satu tempat bagi penganut Theravada.
1734 EB 1190 EU
  • Di Myanmar, garis keturunan Raja Anawrahta Minsaw mengendalikan pemerintahan dengan bantuan dari Sri Lanka. Pemerintah baru memperbaharui Buddhisme Myanmar mengacu pada model di Sri Lanka.
1735 EB 1191 EU
  • Eisai (1141-1215) mendirikan aliran Rinzai dari Zen Buddhisme di Jepang.
  • Agama Buddha berkembang di Korea di bawah Dinasti Koryo.
1737 EB 1193 EU
  • Kaum Muslim menyerang India dan menaklukkan negara Magadha sebagai pusat Agama Buddha. Mereka menghancurkan vihara-vihara dan universitas Buddhis seperti Nalanda dan Valabhi.
  • Pusat Pendidikan Buddhis Terbesar di Nalanda tempat berbagai hal diajarkan seperti Buddhisme, Logika, Filsafat, Hukum, Pengobatan, Tata Bahasa, Matematika, Kimia, dan Astrologi, mengalami kemunduran dan pembubaran akibat penyerangan Muslim Turki. Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah bagi kemunduran Agama Buddha di India.
1744 EB 1200 EU
  • Di Kamboja, Agama Buddha tradisi Theravada menggantikan Mahayana yang sebelumnya dianut secara berdampingan dengan agama Hindu oleh masyarakat Kamboja. Perubahan ini mendapat pengaruh dari Sri Lanka dan Thailand.
  • Berdirinya Thāthanābaing (Thathanabaing – Pelindung/Pemimpin Ajaran) cikal bakal Sangharaja Birma (Myanmar).
1768 EB 1224 EU
  • Shinran (1173-1262) mendirikan aliran Jodo-Shin (Tanah Suci Sejati) di Jepang. Ia membawa doktrin keselamatan dengan hanya kepercayaan kepada Buddha Amitabha dan dengan hanya pelafalan berulang nama Buddha Amitabha secara ekstrem. Ia mendukung pernikahan para viharawan dan ia sendiri menikah. Populasi penganut aliran ini hanya ada di Jepang dan beberapa Korea. “Pembaharuan” Shinran (penyelamatan dengan kepercayaan semata, pernikahan para viharawan, makan daging, dan sebagainya) tidak dapat diterima oleh tradisi-tradisi Buddhis di Asia Timur.
1771 EB 1227 EU
  • Dogen Zenji (1200-1253) membawa tradisi Zen Caodong dari Tiongkok ke Jepang dan mendirikan aliran Zen Soto (Sōtō).
1780 EB 1236 EU
  • Para Bhikkhu dari Kancipuram, India, tiba di Sri Lanka untuk menghidupkan kembali garis upasampada (penahbisan) Theravada.
1782 EB 1238 EU
  • Kerajaan Sukhothai di Thailand berdiri, dengan Agama Buddha Theravada sebagai agama negara.
1791 EB 1247 EU
  • Di Tibet, Pandita Sakya (Qoijê Sa’gya Paṇḍita Günga Gyaicain) pemimpin spiritual Tibet sekaligus cendekiawan Buddhis diakui oleh Godan Khan; merupakan awal dari hubungan antara para Lama Tibet dengan Khan (Penguasa) dari Mongolia.
1796 EB 1252 EU
  • Rupaka/rupang (patung) perunggu raksasa Buddha Amitabha dibangun di Vihara Kōtoku-in di Kamakura, Jepang, dikenal dengan nama Kamakura Daibutsu atau Buddha Besar dari Kamakura.
1797 EB 1253 EU
  • Nichiren Daishonin (1222-1282) mendirikan aliran Nichiren di Jepang yang beberapa cabang dari aliran ini seperti Nichiren Shoshu (Shōshū) sampai sekarang merupakan aliran yang kontroversi yang menganggap Nichiren sebagai Buddha yang asli dan sesungguhnya.
1799 EB 1255 EU
  • Dinasti Yuan di Tiongkok dalam kekuasaan Mongol dan pengaruh Lamaisme dari Tibet. Pada masa ini terjadi kontroversi antara Buddhis dan Taois sebelum pemerintahan Magun Khan tahun 1255. Perdebatan sengit yang telah berlangsung selama 1000 tahun, diselesaikan karena keinginan Buddhis dengan dekrit Kublai Khan pada tahun 1281.
1805 EB 1261 EU
  • Tibet dipersatukan kembali oleh para Pandita Sakya, dan menjadikan Lama Agung Sakya menjadi raja.
  • Rashid al-Din seorang sejarahwan asal Persia, mencatat ada sebelas literatur Buddhis yang diterjemahkan dalam bahasa Arab seperti Sukhavati-vyuha Sutra dan Karanda-vyuha Sutra, serta beberapa bagian dari Samyutta Nikaya dan Anguttara Nikaya, dan bersama dengan Maitreya-vyakarana.
1819 EB 1275 EU
  • Ippen (1239-1289) menemukan aliran Ji di Jepang.
1823 EB 1279 EU
  • Dibuatnya sebuah inskripsi yang merupakan bukti tertulis terakhir dari keberadaan vihara bhikkhuni Theravada di Myanmar.
1831 EB 1287 EU
  • Kerajaan Buddhis Theravada di Pagan, Myanmar, jatuh oleh Mongol, dan mulai mengalami masa kemunduran.
1839 EB 1295 EU
  • Pemimpin Mongolia, Ghazan Khan memeluk agama Islam, dan merupakan akhir dari garis pemimpin penganut Buddhis Tantra/Vajrayana.
1865 EB 1321 EU
  • Oljeytu Khan (Uljaytu Khan/Uldjaitu Khodabandeh), penguasa Mongol-Persia diusia mudanya menganut Agama Buddha.
  • Pemindahan dan pengembangan Vihara Soji dari tradisi Zen Soto oleh Keizan Jōkin Zenji di Kanagawa, Jepang.
1894 EB 1350 EU
  • Di Tibet, Raja Changchub Gyaltsen menaklukkan Dinasti Sakya dan mendirikan Dinasti Phagmodrupa. Ia memerintahkan untuk memperbanyak penyalinan Kangyur (Kanjur), teks-teks Budhis Tibet.
1895 EB 1351 EU
  • Garis penahbisan Buddhisme tradisi Hutan dari Sri Lanka tiba di Myanmar dan Thailand.
  • Theravada menyebar ke Laos.
  • Vihara Theravada Thailand pertama berdiri di Kamboja tidak lama setelah rakyat Thailand memenangkan kemerdekaannya dari Khmer.
1904 EB 1360 EU
  • Para penguasa dari Utara (Chieng-mai) dan Timur Laut (Sukhothai) Thailand mengadopsi Agama Buddha Theravada dan menjadikannya agama negara.
1909 EB 1365 EU
  • Di Indonesia, Kerajaan Srivijaya ditaklukkan oleh Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit mengalami masa keemasan di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada. Dan pada masa ini pula Agama Buddha mengalami masa keemasan yang kedua setelah masa Kerajaan Srivijaya.
  • Jawa Timur, Indonesia, Kakawin Nagarakretagama selesai ditulis pada bulan Aswina tahun Saka 1287 (September – Oktober 1365 Masehi) oleh Nadendra (Dang Acarya Nadendra), seorang mantan Dharmadyaksa Kasogatan (pembesar urusan Agama Buddha) di istana Majapahit. Dalam kakawin ini Nadendra menggunakan nama samaran yaitu Prapanca.
1921 EB 1377 EU
  • Kerajaan Buddhis-Hindu Majapahit di Indonesia mengalami masa damai.
  • Antara tahun 1365 dan 1389, Kakawin Sutasoma digubah oleh Empu Tantular dari kisah Jataka Maha Sutasom. Salah satu kalimat dalam pupuh 139, bait 5 dari Kakawin Sutasoma yaitu “Bhinneka Tunggal Ika” menjadi moto atau semboyan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
1935 EB 1391 EU
  • Lahirnya Gendun Drubpa atau Kundun Drub (1391–1474), Dalai Lama Pertama. Awal dari garis silsilah Dalai Lama dalam tradisi Buddhisme Tibet.
1941 EB 1397 EU
  • Vihara Rokuon (Rokuon-Ji – Vihara Taman Rusa) atau disebut Vihara Kinkaku (Kinkaku-Ji – Vihara Paviliun Emas) dibangun di Kyoto, Jepang.
1953 EB 1409 EU
  • Ganden, vihara pertama tradisi Tibet aliran Gelug (“Topi Kuning”) dibangun oleh reformer keviharaan (kebiaraan), Tsong-khapa / Tsongkhapa (1357-1419) yang sekaligus menandakan berdirinya aliran Gelug oleh Tsong-khapa.
2022 EB 1478 EU
  • Di Indonesia, Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit wafat, dimulailah masa keruntuhan Kerajaan Majapahit setelah adanya serangan dari Kerajaan Islam Demak. Dengan dimulainya keruntuhan Kerajaan Majapahit maka dimulai pula masa kemunduran Agama Buddha di Nusantara.
2043 EB 1499 EU
  • Dibangunnya karesansui atau taman batu di Vihara Ryoan (Ryoan-Ji) di Kyoto, Jepang.
  • Meninggalnya Rennyo (1415-1499), seorang pembaru aliran kontroversi Jodo-Shin (Tanah Suci Sejati).
2071 EB 1527 EU
  • Di Indonesia, Kerajaan Islam Demak menyerang dan menaklukkan Kediri (Daha) dan Tuban yang merupakan sisa-sisa Kerajaan Majapahit Hindu-Buddhis. Riwayat Kerajaan Majapahit benar-benar berakhir.
2122 EB 1578 EU
  • Salah satu penguasan Mongol, Altan Khan, memberikan titel Dalai (“Lautan”) kepada pemimpin tradisi Tibet aliran Gelug yaitu Sonam Gyatso yang kemudian dikenal sebagai Dalai Lama Ketiga.
  • Pergerakan pengharmonian antar aliran Agama Buddha (khususnya aliran Chan dan Tanah Suci) di Tiongkok pada masa Dinasti Ming. Zhu Hong atau Chu Hung (1535–1615) meresmikan pergerakan umat Buddhis untuk pembaruan Buddhisme di Tiongkok.
2146 EB 1602 EU
  • Aliran Jodo-Shin di Jepang terbagi menjadi dua, yaitu tradisi Higashi Honganji (Honganji Timur) dan tradisi Nishi Honganji (Honganji Barat).
2157 EB 1613 EU
  • Penerapan sistem danka atau sistem terauke di Jepang, merupakan sebuah sistem pertalian (afiliasi) sukarela dan jangka panjang antara tempat ibadah Buddhis dengan keluarga perumah tangga. Sistem ini digunakan oleh pemerintah Keshogunan Tokugawa untuk mengontrol agama.
2158 EB 1614 EU
  • Toyotomi Hideyori, putra Toyotomi Hideyoshi dari Jepang membangun rupaka (patung) Buddha besar dan genta perunggu untuk Vihara Hoko (Hōkō-ji) yang baru dibangun kembali di Kyoto.
2159 EB 1615 EU
  • Suku Oirat dari Mongol memeluk Agama Buddha Tibet aliran Gelug.
2186 EB 1642 EU
  • Gushri Khan menobatkan Dalai Lama Kelima, Ngawang Lobsang Gyatso sebagai penguasa sementara di Tibet.
2197 EB 1653 EU
  • Dalai Lama Kelima bertemu dengan Kaisar Shunzhi dari Dinasti Qing Tiongkok di dekat Beijing.
2198 EB 1654 EU
  • Ingen Ryūki atau Yinyuan Longqi (1592-1673) memperkenalkan aliran Obaku bagian dari aliran Zen di Jepang.
2225 EB 1681 EU
  • Kepustakaan-kepustakaan Buddhis versi Tiongkok diterbitkan oleh Tetsugen Doko di Jepang.
  • Agama Buddha di Jepang dalam pengawasan Keshogunan Tokugawa (penguasa pemerintah militer feudal).
2226 EB 1682 EU
  • Ngawang Lobsang Gyatso, Dalai Lama Kelima wafat; wali pemerintahan Tibet menyembunyikan kewafatannya selama 14 tahun hingga tahun 1696.
2241 EB 1697 EU
  • Penobatan Tsangyang Gyatso (1683-1706) sebagai Dalai Lama Keenam pada usianya yang ke-14 tahun.
2244 EB 1700 EU
  • Hakuin Ekaku (1686-1769) seorang bhiksu, penulis, dan sekaligus seniman membantu menghidupkan kembali aliran Rinzai dalam Buddhisme Zen di Jepang.
2261 EB 1717 EU
  • Suku Dzungar dari Mongol menyerang Tibet dan merampok Lhasa. Kuburan Dalai Lama Kelima dijarah.
2264 EB 1720 EU
  • Pasukan Tibet dan pasukan pemerintah Kaisar Kangxi dari Dinasti Qing Tiongkok berhasil memukul mundur suku Dzungar dan menobatkan Kelsang Gyatso sebagai Dalai Lama Ketujuh.
2265 EB 1721 EU
  • Kedudukan Amban (perwakilan pemerintah Tiongkok) dibuat oleh 13 pokok ketetapan Pemerintah Dinasti Qing Tiongkok. 29 pokok ketetapan Pemerintah Qing menentukan penggunaan undian “jambangan emas” (“golden urn“) untuk memilih Dalai Lama dan Panchen Lama.
2299 EB 1755 EU
  • Raja Kirti Sri Rajasinghe dari Kandy menerima para bhikkhu dari Kerajaan Thailand untuk mengembalikan lagi garis penahbisan bhikkhu yang lenyap di Sri Lanka.
  • Berdirinya tradisi Siam Nikaya di Kandy, Sri Lanka, oleh Bhikkhu Upali dari Thailand yang berusaha membenahi Sangha di Kandy dari keburukan perilaku seperti praktik astrologi.
  • Tentara kolonial menduduki Sri Lanka, Birma (Myanmar), Laos, Kamboja, dan Vietnam.
2310 EB 1766 EU
  • Konflik militer kedua antara Dinasti Konbaung dari Birma (Myanmar) dan Dinasti Ban Phlu Luang dari Siam (Thailand) menyebabkan banyak kepustakaan Buddhis hancur ketika Kerajaan Ayutthaya diserang.
2321 EB 1777 EU
  • Raja Rama I (1782-1809), pendiri Dinasti Chakri yang ada sekarang di Thailand, memperoleh salinan Tipitaka dari Sri Lanka dan menyokong suatu dewan untuk menstandardisasi Tipitaka versi bahasa Thailand, dan salinannya kemudian disumbangkan ke vihara-vihara di seluruh negeri.
2324 EB 1780 EU
  • Raja Bodawpaya (Badon Min) dari Dinasti Konbaung Birma (Myanmar) menghimpun Dewan Sudhamma (Penjaga Dhamma) terdiri dari empat sesepuh (thera) untuk mengatasi masalah lama mengenai tata cara pemakaian jubah para bhikkhu yang sesuai (apakah satu atau dua bahu yang harus terbuka).
  • Bhikkhu Gunamuninda yang dikenal dengan Sayadaw Manle Gunamuninda (Gunamunindābhisaddhammadhaja maha dhamma raja dhiraja guru) ditunjuk sebagai Thathanabaing oleh Raja Bodawpaya. Menandakan munculnya Sangharaja Birma di era modern.
2326 EB 1782 EU
  • Phra Ariyavongsanana Sri diangkat oleh Raja Rama I sebagai Sangharaja Thailand yang pertama di era modern.
2328 EB 1784 EU
  • Phra Putta Maha Mani Ratana Patimakorn atau rupaka Buddha Zamrud dipindahkan ke Vihara Phra Si Rattana Satsadaram atau Wat Phra Kaew oleh Raja Rama I dari Thailand.
  • Rupaka Mahamuni Buddha di Arakan (Rakhine) dibawa ke Mandalay setelah jatuhnya ibu kota Arakan, Mrauk U, oleh pasukan Birma yang dipimpin oleh Putra Mahkota Thado Minsaw dari Dinasti Konbaung.
2330 EB 1786 EU
  • Berdirinya tradisi Sudhamma Nikaya (Thudhamma Nikaya) di Birma (Myanmar) oleh Raja Bodawpaya setelah rangkaian reformasi Sangha oleh raja-raja Konbaung untuk memurnikan dan menyatukan Sangha. Dimulai dengan pertemuan 12 anggota Dewan Komite di Thudhamma Zayat (Balai Sudhamma) di Mandalay dan dipimpin oleh Sayadaw Manle Gunamuninda sebagai Thathanabaing.
2331 EB 1787 EU
  • Bhikkhu Ñāṇābhivaṁsa (1753-1832) yang dikenal dengan Sayadaw Maung Daung Nanabhivamsa (Sayadaw Maung Daung I) ditunjuk oleh Raja Bodawpaya sebagai Thathanabaing.
2346 EB 1802 EU
  • Kaisar Gia Long atau Nguyen Anh (1762-1820) memerintah setelah Vietnam bersatu. Setelah berkuasa ia membuat pemerintahan Khonghucu Ortodoks dan membatasi penyebaran Agama Buddha. Ia melarang pria dewasa untuk menghadiri perayaan Buddhis.
2347 EB 1803 EU
  • Umat Sri Lanka yang ditahbiskan oleh para bhikkhu dari kota Amarapura, Myanmar, mendirikan tradisi Amarapura Nikaya untuk memperbaiki tradisi Siam Nikaya yang terakhir mengalami penyimpangan. Bhikkhu Walitota Sri Gnanawimalatisssa Maha Thera sebagai tokoh pendiri tradisi Amarapura Nikaya.
2358 EB 1814 EU
  • Di Jawa Tengah, Indonesia, setelah lama tertimbun, Candi Borobudur diketemukan kembali oleh Sir Thomas Stamford Raffles.
2364 EB 1820 EU
  • Rezim Minh Mang di Vietnam membatasi Agama Buddha lebih lanjut. Ia bersikeras bahwa semua bhiksu harus tinggal di vihara dan memiliki dokumen identitas.
2372 EB 1828 EU
  • Pangeran Thailand, Mongkut (yang kemudian menjadi Raja Rama IV) yang sebelumnya pernah menjadi bhikkhu bernama Vajirañāṇo, mendirikan tradisi Dhammayuttika Nikaya (Thammayut Nikaya) yang berarti Sesuai Dhamma. Mongkut yang melihat ketidaksesuaian antara praktik yang diterapkan oleh para bhikkhu Thailand dengan apa yang ada dalam Tipitaka Pali, berusaha mereformasi dengan meniadakan segala hal yang bukan Buddhis, dongeng kepercayaan rakyat, dan takhayul dari Buddhisme di Thailand.
2384 EB 1840 EU
  • Lahirnya Bhiksu Hsu Yun (1840-1959), Guru Besar Chan (Zen) di China di era modern.
2396 EB 1852 EU
  • Saddharma Puṇḍarīka Sūtra (Sutra Teratai) diterjemahkan untuk pertama kali ke dalam bahasa Barat yaitu bahasa Jerman oleh Eugène Burnouf.
2397 EB 1853 EU
  • Kelenteng (bio, miào) Tionghoa pertama di San Francisco, Amerika Serikat, didirikan oleh para imigran Tiongkok yang tergabung dalam persaudaraan Tionghoa Amerika dan diikuti oleh tumbuhkan kelenteng lain yang mengandung beberapa unsur Buddhis.
2399 EB 1855 EU
  • Terjemahan pertama Dhammapada ke dalam bahasa Barat yaitu bahasa Latin, oleh Michael Viggo Fausböl dari Jerman. Terjemahan ini menjadi dasar dari terjemahan Dhammapada dalam bahasa Inggris.
2406 EB 1862 EU
  • Berdirinya tradisi Rāmañña Nikaya dari Buddhisme Theravada di Sri Lanka setelah dua kelompok bhikkhu, masing-masing dipimpin Ambagahawatte Saranankara (kemudian menjadi Ambagahawatte Indaasabhawara Gaanasaami) dan Puvakdandawe Paññānanda kembali dari Birma (Myanmar) setelah ditahbiskan ulang oleh Sangharaja Gneyyadhamma Munivara dari Vihara Ratanapunna di Birma.
2421 EB 1868 EU
  • Di Jepang, Agama Buddha (Buddhisme) ditekan oleh kaum Shinto pada masa Restorasi Meiji. Diterapkannya shinbutsu bunri atau pemisahan Shinto dari Buddhisme yang pada masa sebelumnya telah terjadi shinbutsu-shūgō atau perpaduan (sinkretisme) antara pemujaan kami (dewa/roh dalam Shinto) dengan Buddha.
2415 EB 1871 EU
  • Persamuhan Agung Kelima tradisi Theravada diselenggarakan di Mandalay, Birma (Myanmar), di bawah perlindungan Raja Mindon Min.
  • Kitab Tipitaka Pali ditulis pada 729 batu marmer. Masing-masing batu marmer memiliki ukuran panjang 153 cm, lebar 107 cm, dan ketebalan 13 cm. Menjadikan Tipitaka ini sebagai buku terbesar di dunia.
2416 EB 1872 EU
  • Di Jepang, perselibatan dan vegetarianisme diperbolehkan dengan ijin pemerintah, dan kaum wanita diperbolehkan kembali memasuki vihara.
2417 EB 1873 EU
  • Kebangkitan Agama Buddha terjadi di Sri Lanka ketika Bhikkhu Hikkaduwe Sri Sumangala mendirikan pirivena atau perguruan tinggi keviharaan yaitu Vidyodaya Pirivena pada tahun 1873 dan Bhikkhu Rathmalane Sri Dharmaloka, Bhikkhu Rathmalane Sri Dharmarama dan Bhikkhu Lunupokune Sri Dharmananda mendirikan Vidyalankara Pirivena.
  • Periswa Debat Panadura. Bhikkhu Migettuwatte Gunananda, seorang bikkhu muda mengalahkan David de Silva seorang misionaris Kristen dalam debat publik, sehingga menyalakan secara luas kebanggaan nasional masyarakat Sri Lanka terhadap tradisi Buddhis.
  • Di Jepang, semua agama termasuk Agama Buddha berada dalam kendali pemerintah.
2421 EB 1877 EU
  • Raja Birma (Myanmar) mendapatkan izin dari Pemerintah Kolonial Inggris untuk memperbaiki Vihara Mahabodhi di India dan setelahnya segera mengirimkan sebuah delegasi besar para pejabat dan pekerja kriya.
  • Sir Alexander Cunningham, seorang insinyur tentara Inggris dan pendiri Badan Survei Arkeologi India (Archaeological Survey of India) melakukan eksplorasi dan penelitian di India termasuk menyalin dekret Asoka dari pilar Asoka dalam karyanya Corpus inscriptionum Indicarum.
2423 EB 1879 EU
  • Sir Edwin Arnold dari Inggris mempublikasikan puisi naratif berjudul “The Light of Asia” (Cahaya dari Asia), yang kemudian menjadi buku yang paling laris terjual di Inggris dan Amerika, menyebabkan tertariknya orang-orang Barat terhadap Agama Buddha.
2424 EB 1880 EU
  • Helena Blavatsky (1831-1891) dan Henry Steel Olcott (1832-1907), pendiri dari Theosophical Society (Masyarakat Teosofi), tiba di Sri Lanka dari Amerika Serikat, kemudian memeluk Agama Buddha dan memulai kampanye pengembangan Agama Buddha dengan mendorong pertumbuhan dan perkembangan sekolah-sekolah Buddhis di Sri Lanka.
2425 EB 1881 EU
  • Pali Text Society atau Lembaga Teks Pali didirikan di Inggris oleh Thomas William Rhys Davids. Selama lebih dari 100 tahun telah banyak bagian dari Kanon Tipitaka dipublikasikan dalam tulisan romawi dengan terjemahan ke bahasa Inggris oleh lembaga ini.
  • Perintis Sarjana (Cendekiawan) Buddhis Hermann Oldenberg melakukan studi Buddhisme tahun 1881 dan Karl Eugen Neumann membuat tesis teks Pali tahun 1891.
2426 EB 1882 EU
  • Vihara Chan Buddha Giok (Yùfó Chán Sì) di dirikan di Shanghai, Tiongkok, yang di dalamnya terdapat dua buah arca Buddha dari batu giok yang didatangkan dari Birma (Myanmar).
2431 EB 1887 EU
  • The Buddhist Ray, sebuah jurnal berita Buddhis pertama di Amerika Serikat didirikan di Santa Cruz, California oleh Carl Herman Vetterling, seorang warga Amerika Serikat kelahiran Swedia, yang beralih keyakinan memeluk Agama Buddha pada tahun 1884 dan menggunakan nama Philangi Dasa. Carl Herman Vetterling merupakan salah satu warga Amerika Serikat pertama yang secara resmi memeluk Agama Buddha.
2433 EB 1889 EU
  • Berdirinya Vihara Hongan (Hongan-ji) dari aliran Jodo-Shin di Hawaii, merupakan vihara Jepang pertama di Amerika Serikat.
2435 EB 1891 EU
  • Maha Bodhi Society India atau Lembaga Maha Bodhi India didirikan oleh Anagarika Dharmapala dari Sri Lanka. Tujuan lembaga ini adalah membangkitkan kembali Agama Buddha di India dan memulihkan kembali tempat-tempat suci Buddhis di Bodh Gaya dan Kusinara.
2436 EB 1892 EU
  • Cetiya Theravada pertama didirikan di Australia di Pulau Thursday di utara Queensland oleh para pekerja mutiara yang berasal dari Sri Lanka.
2437 EB 1893 EU
  • Konferensi pertama Parlemen Agama-Agama Sedunia di Chicago, Amerika Seikat dihadiri oleh beberapa tokoh Buddhis, seperti Anagarika Dharmapala dari Sri Lanka, Soyen Shaku seorang master Zen Rinzai dari Jepang. Sebuah esai dari Kiyozawa Manshi, seorang pandita aliran Jodo dari Jepang berjudul “Skeleton of the philosophy of religion” (Kerangka dari filsafat agama) dibacakan dalam ketidakhadirannya pada konferensi tersebut.
2439 EB 1895 EU
  • Raja Thibaw Min dari Dinasti Konbaung Birma (Myanmar) turun tahta dan diasingkan, dan berakhirnya era Kerajaan Birma.
  • Sayadaw Taungdaw yang merupakan Thathanabaing (Sangharaja Birma) terakhir di era Kerajaan Birma, wafat.
2440 EB 1896 EU
  • Menggunakan catatan yang ditulis oleh Fa-hsien (Fa Xian atau Faxian) sebagai salah satu sumber, para arkeolog Nepal (dipimpin oleh Khadga Samsher Rana dan dibantu oleh Alois Anton Führer) menemukan pilar batu besar Asoka di Lumbini, Nepal.
2441 EB 1897 EU
  • D.T. Suzuki, seorang cendekiawan Zen asal Jepang bekerja sama dengan Paul Carus seorang Amerika kelahiran Jerman yang telah menulis The Gospel of Buddha (1894), mempublikasikan berbagai karya tulis mengenai Agama Buddha dan memperkenalkan pemikiran Buddhis kepada masyarakat Amerika.
2442 EB

1898 EU

  • Lahirnya Upasaka Lu K’uan Yü (Charles Luk), seorang pelopor penerjemah teks-teks dan komentar-komentar Buddhis Tiongkok ke dalam bahasa Inggris.
2443 EB 1899 EU
  • Laurence Carroll dari Irlandia dan Gordon Douglas dari Eropa ditahbiskan menjadi bhikkhu di Birma (Myanmar) dengan masing-masing mengambil nama Bhikkhu U Dhammaloka dan Bhikkhu Asoka. Mereka merupakan dua bhikkhu Theravada orang Barat pertama.
2444 EB 1900 EU
  • Bhikkhu Sao Kantasīlo (Ajahn Sao) dan Bhikkhu Mun Bhuridatta (Ajahn Mun) menghidupkan kembali tradisi meditasi Hutan di Thailand.
2446 EB 1902 EU
  • Raja Rama V dari Thailand mendirikan Sangha Act (Perundang-undangan Sangha) yang secara resmi menandakan permulaan dari tradisi Dhammayuttika Nikaya dan Maha Nikaya. Kepengurusan Sangha yang pada waktu itu berada di tangan pejabat awam yang ditunjuk oleh raja, sekarang diserahkan kepada para bhikkhu itu sendiri.
  • Charles Henry Allan Bennett dari Inggris ditahbisan menjadi bhikkhu di Birma dan kemudian dikenal sebagai Bhikkhu Ananda Metteyya. Ia merupakan duta Dhamma pertama dari Inggris.
2447 EB 1903 EU
  • Bhikkhu U Visuddha Silacaraha atau dikenal dengan Sayadaw Taunggwin U Visuddha Silacaraha diumumkan oleh jurnal berita Burma Gazette sebagai Thathanabaing (Sangharaja Birma) yang hanya memiliki kewenangan di Birma Utara. Ia merupakan Thathanabaing terakhir dalam sejarah Sangharaja Birma.
  • Bhikkhu Ananda Metteyya mendirikan Buddhasasana Samagama, sebuah majelis Buddhis internasional.
  • Karl Bernhard Seidenstücker dari Jerman mendirikan Buddhistischen Missionsverein für Deutschland (Asosiasi Misinonari Buddhis untuk Jerman).
2448 EB 1904 EU
  • Anton Walther Florus Gueth dari Jerman ditahbiskan menjadi bhikkhu di Birma dan kemudian dikenal sebagai Bhikkhu Nyanatiloka Maha Thera. Ia merupakan bhikkhu asal Jerman pertama.
  • Pasukan Inggris di bawah pimpinan Letnan Kolonel Francis Edward Younghusband, memasuki Tibet dan menduduki Lhasa, ibu kota Tibet.
2451 EB 1907 EU
  • Buddhist Society of Great Britain (Masyarakat Buddhis Inggris Raya), didirikan di Inggris Raya.
2456 EB 1912 EU
  • Foxue congbao, salah satu majalah Buddhis pertama di Tiongkok diterbitkan di Shanghai dengan Di Baoxian sebagai editornya.
2457 EB 1913 EU
  • Dalai Lama Ke-13 menyatakan Tibet sebagai negara religius dan merdeka.
2464 EB 1920 EU
  • Penahbisan Walpola Rahula menjadi bhikkhu yang kemudian dikenal sebagai Bhikkhu Walpola Sri Rahula Maha Thera. Ia merupakan bhikkhu cendekiawan abad ke-20 asal Sri Lanka, dan merupakan bhikkhu pertama di dunia yang memegang gelar profesor di dunia Barat.
2466 EB 1922 EU
  • Zenshuji Soto Mission (Misi Zen Soto) didirikan oleh Hosen Isobe untuk mendirikan Vihara Zen Soto (Zenshuji) di Little Tokyo di Los Angeles, California, yang merupakan vihara Zen Soto pertama di Amerika Utara.
2468 EB 1924 EU
  • Taishō Shinshū Daizōkyō atau dikenal dengan Tripitaka Taisho, dicetak di Tokyo, Jepang pada tahun (1924-1929), merupakan edisi tetap dari Kanon Tripitaka Tiongkok, dan dipublikasikan oleh Taisho Tripitaka Publication Association (Asosiasi Publikasi Tripitaka Taisho) atau Daizo Shuppansha yang didirikan oleh Takakusu Junjirō dan rekan-rekan.
  • Berdirinya Das Buddhistische Haus (Rumah Buddhis) atau Vihara Berlin di Jerman. Bangunannya didesain oleh Max Meyer untuk Paul Dahlke, seorang dokter asal Jerman yang memeluk Agama Buddha. Merupakan vihara Theravada tertua di Eropa.
2470 EB 1926 EU
  • Vihara London di Inggris Raya didirikan oleh Anagarika Dharmapala. Vihara ini merupakan vihara Sri Lanka pertama yang di dirikan di luar negeri.
2473 EB 1929 EU
  • Association for the Propagation of Buddhism in Java, organisasi Buddhis pertama di Indonesia didirikan di Batavia (Jakarta), organisasi ini merupakan bagian dari The Buddhist International Mission yang berpusat di Thaton (Myanmar). Organisasi ini kemudian berubah namanya menjadi Java Buddhist Association (JBA) dengan Ernest Erle Power dari Inggris sebagai ketua dan W. Josias van Dienst dari Belanda sebagai sekretarisnya. Pada tahun 1934 organisasi ini berubah namanya menjadi Batavia Buddhist Association.
2474 EB 1930 EU
  • Wong Mou-lam dari Tiongkok untuk pertama kalinya menerjemahkan Liùzǔ Tánjīng atau Sutra Altar Sesepuh Chan Ke-6 ke dalam bahasa Inggris, dan ia juga menerbitkan majalah The Chinese Buddhist, majalah Buddhis berbahasa Inggris pertama di Tiongkok.
  • Soka Gakkai didirikan di Jepang. Organisasi ini berasaskan pada aliran Nichiren Shoshu yang kontroversi yang umatnya memposisikan Nichiren sebagai seorang Buddha yang sesungguhnya. Pelantunan kalimat “Nam-Myōhō-Renge-Kyō” (Terpujilah Saddharmapudarika Sutra) menjadi hal yang mendasar dalam praktik kesehariannya. Organisasi ini dikeluarkan dari naungan Nichiren Shoshu pada tahun 1991 karena menyalahartikan “Permata Sangha” pada Triratna (Tiga Permata).
2476 EB 1932 EU
  • Terbitnya majalah berbahasa Indonesia pertama yang berisikan ajaran Agama Buddha, dengan nama Moestika Dharma (1932 – 1934), di bawah pimpinan Kwee Tek Hoay.
  • Theosofische Vereniging (Masyarakat Teosofi), menyelenggarakan perayaan Vesak pertama di Candi Borobudur.
  • Suvana Mokkha Bala Arama atau Suan Mokkhabalarama (Hutan Kekuatan dari Pembebasan), sebuah tempat berlatih Dhamma secara serius, yang didirikan oleh Bhikkhu Buddhadasa.
2477 EB 1933 EU
  • Thubten Gyatso, Dalai Lama Ke-13, wafat. Gencatan senjata berakhir, Tiongkok dan Tibet kembali berkonflik.
2478 EB 1934 EU
  • Kedatangan Bhikkhu Narada Thera dari Sri Lanka ke Indonesia pada tanggal 4 Maret 1934. Ia menanamkan kembali benih-benih Buddha Dhamma yang telah menghilang di Indonesia sejak kemunduran kerajaan Majapahit.
  • Pada tanggal 10 Maret 1934, Bhikkhu Narada Thera melakukan penanaman pohon Bodhi di pelataran Candi Borobudur, yang merupakan pohon keturunan langsung dari pohon Bodhi induk di Bodg Gaya, tempat Petapa Gotama mencapai Pencerahan.
2484 EB 1940 EU
  • Tenzin Gyatso yang berusia lima tahun, dinobatkan sebagai Dalai Lama Ke-14.
2489 EB 1945 EU
  • Sekolah Inggris yang baru dibuka di Tibet ditutup setelah diprotes oleh para bhiksu.
2493 EB 1949 EU
  • Berdirinya Komite Manajemen Vihara Bodh Gaya (Bodh Gaya Temple Management Committee – BGTMC) di India, berdasarkan Undang-Undang Vihara Bodh Gaya tahun 1949, untuk menjaga dan melestarikan Vihara Mahabodhi. Berdasarkan Undang-Undang tersebut anggota komite diharuskan terdiri dari 4 orang Buddhis dan 4 orang Hindu. Non-Hindu tidak bisa menjadi ketua komite.
  • Vihara Mahabodhi di Bodh Gaya, India, kembali di bawah kendali Buddhis, meskipun tidak secara penuh.
  • Bhikkhu Sobhana atau yang dikenal sebagai Sayadaw Mahasi U Sobhana Maha Thera yang menghidupkan kembali meditasi Vipassana, menjadi guru kepala di pusat meditasi Vipassana di Rangoon, Birma (Myanmar).
2494 EB 1950 EU
  • Konferensi Buddhis Sedunia Pertama, di Colombo, Sri Lanka, yang akhirnya mendirikan World Fellowship of Buddhists (WFB) atau Persaudaraan Buddhis Sedunia di Colombo, Sri Lanka. Bendera Buddhis Internasional diresmikan. Dan Menetapkan hari Vesak (Waisak) sebagai hari libur umum untuk menghormati Sri Buddha.
2496 EB 1952 EU
  • Konferensi Buddhis Sedunia Kedua diadakan di Tokyo, Jepang.
2497 EB 1953 EU
  • Asosiasi Buddhis Tiongkok (Chinese Buddhist Association) dibentuk oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok.
  • Pada tanggal 22 Mei 1953, untuk pertama kalinya pada masa kemerdekaan Indonesia, perayaan Vesak (Waisak) diadakan di Candi Bodobudur, Magelang, Jawa Tengah.
2498 EB 1954 EU
  • Persamuhan Agung Keenam diadakan di Gua Mahapasana, Kaba Aye, Yangon, Birma (Myanmar). Persamuhan ini berakhir pada tahun 1956 tepat pada peringatan Buddha Jayanti.
  • Pada tanggal 23 Januari 1954, The Boan An atau Samanera Ti Chen di tahbiskan menjadi bhikkhu yang selanjutnya dikenal dengan Bhiksu Ashin Jinarakkhita Maha Sthavira. Beliau adalah putra Indonesia pertama yang menjadi seorang bhikkhu di Indonesia.
  • Bhikkhu Vicittasarabhivamsa atau dikenal dengan Sayadaw Mingun U Vicittasarabhivamsa, berhasil mengingat seluruh isi Kitab/Kanon Tipitaka Pali yang berjumlah 16.000 halaman. Beliau mendapatkan gelar “Tipitakadhara” (Pengingat Tipitaka) dan juga mendapat gelar “Dhammabhandagarika” (Penjaga Ajaran). Beliau juga tercatat sebagai Pemecah Rekor “Ingatan Terkuat” yang masuk dalam The Guinness Book of Records (Buku Rekor Dunia) edisi tahun 1985.
2500 EB 1956 EU
  • Tahun Buddha Jayantī (Kejayaan Buddha), memperingati 2500 tahun Agama Buddha.
  • Dalai Lama Ke-14 dari Tibet mengunjungi India untuk memperingati Buddha Jayantī.
  • Di India pemimpin kaum Dalit (kaum diluar kasta), Dr. Bhimrao Ramji Ambedkar bersama dengan lebih dari 350 ribu pengikut, beralih keyakinan memeluk Agama Buddha.
  • Zen Studies Society atau Lembaga Studi Zen didirikan di New York, Amerika Serikat, untuk mendukung D.T. Suzuki.
2501 EB 1957 EU
  • Gua-gua dekat puncak Gunung Pai-tai atau Gunung Shijing di kompleks Vihara Yun Ju, di distrik Fangshan, 75 kilometer barat-daya Beijing kembali dibuka dan mengungkapkan ribuan sutra Buddhis yang dipahat pada batu sejak abad ke-7. Tujuh buah duplikat telah dibuat dan batu-batu tersebut diberi nomor serta pengerjaannya dilakukan sampai tahun 1959.
  • Misi pertama Buddhis Sri Lanka ke Jerman, dilakukan oleh Bhikkhu Kotahene Soma Thera, Bhikkhu Kheminda dan Bhikkhu Bope Vinitha.
2502 EB 1958 EU
  • Bhikkhu Nyanaponika Maha Thera mendirikan Buddhist Publication Society atau Lembaga Publikasi Buddhis di Sri Lanka untuk menerbitkan buku-buku Agama Buddha Theravada dalam bahasa Inggris.
2503 EB 1959 EU
  • Bersama dengan 100 ribu rakyat Tibet, Dalai Lama Ke-14 meninggalkan Tibet menuju ke India setelah Tibet diduduki oleh pemerintah Tiongkok . Di pengasingannya di India Dalai Lama Ke-14 mendirikan komunitas Tibet.
  • Asosiasi Buddhis Alam Dharma (Fajie Fuojiao Zonghui – Dharma Realm Buddhist Association) atau Sino-American Buddhist Association, didirikan oleh Bhiksu Hsuan Hua di San Francisco, California, Amerika Serikat.
2506 EB 1962 EU
  • Pusat Zen San Francisco (San Francisco Zen Center), didirikan oleh Shunryu Suzuki. Merupakan pusat retret dan latihan Zen Sōtō pertama di Amerika Serikat
2509 EB 1965 EU
  • Vihara Washington (Washington Buddhist Vihara), vihara Theravada pertama di Amerika Serikat didirikan di Washington D.C.
  • Pemerintah Birma (Myanmar) menangkap lebih dari 700 bhikkhu di Hmawbi, dekat Rangoon, karena mereka menolak menerima peraturan pemerintah yang mengharuskan para bhikkhu terhimpun dalam satu lembaga.
  • Revolusi Kebudayaan di Tiongkok (1965-1975). Cetiya-cetiya dan vihara-vihara Buddhis ditutup dan semakin terpuruknya Sangha yang telah memiliki kondisi yang lemah.
  • Teks-teks Tibet dikumpulkan, diterjemahkan dan disebarkan oleh penerbit Buddhis.
2510 EB 1966 EU
  • Dewan Sangha Buddhis Sedunia (World Buddhist Sangha Council – WBSC) atau Dewan Sangha Sedunia, terbentuk di Colombo, Sri Lanka pada bulan Mei. Diprakarsai oleh umat Theravada Sri Lanka yang berharap dapat menjembatani perbedaan yang ada dan bekerja sama lintas tradisi Agama Buddha. Kongres WBSC yang pertama ini dihadiri oleh para bhikkhu pemimpin dari berbagai negara dan tradisi baik dari Mahayana maupun Theravada. Dalam Konvensi ini juga di rumuskan pokok-pokok dasar pemersatu antara tradisi Theravada dan Mahayana.
  • Bhiksuni Cheng Yen mendirikan Asosiasi Bantuan Belas Kasih Tzu Chi (Tzu Chi Compassion Relief Association) di Hualien, Taiwan, dan kemudian menjadi Yayasan Bantuan Belas Kasih Tzu Chi (Tzu Chi Compassion Foundation) setelah mendapatkan status resmi secara lokal pada tahun 1980.
2511 EB 1967 EU
  • Bhiksu Hsing Yun mendirikan Fo Guang Shan (Gunung Cahaya Buddha), sebuah organisasi amal Buddhis di Taiwan.
2512 EB 1968 EU
  • Terbentuknya Pusat Pertukaran Buddhis Internasional (International Buddhist Exchange Centre) di Jepang, sebagai wadah untuk mengembangkan pandangan modern, internasional terhadap Agama Buddha melalui penelitian dan riset.
  • Pada konferensi ke-15 di Perancis, UNESCO setuju untuk memberi bantuan untuk menyelamatkan Candi Borobudur.
2513 EB 1969 EU
  • Berbagai organisasi Buddhis bermunculan di Indonesia, menunjukkan geliat kebangkitan Agama Buddha di Indonesia.
  • Jemaat Buddhis Bersatu (Église Bouddhique Unifiée) didirikan oleh Bhiksu Thich Naht Hanh di Perancis.
2514 EB 1970 EU
  • Karmê Chöling, pusat retret meditasi tradisi Tibet di Barnet, Vermont, Amerika Serikat didirikan oleh Chögyam Trungpa.
2515 EB 1971 EU
  • Pengungsi dari perang Vietnam, Kamboja, dan Laos, menempati Amerika Utara, Australia, dan Eropa, mendirikan banyak komunitas Buddhis di Barat.
  • Bhikkhu R. Somaloka dari Sri Lanka tiba di Sydney, Australia, dan menjadi anggota sangha pertama di Australia yang menjadi warga tetap.
2517 EB 1973 EU
  • Vihara Buddhis Australia (Australian Buddhist Vihara), vihara tradisi Theravada pertama di Australia di dirikan di Katoomba, Blue Mountains, New South Wales.
2518 EB 1974 EU
  • Sakya Tegchen Choling (Pusat Dharma Sakya) atau Vihara Sakya Buddhisme Tibetan, sebuat pusat Tibetan pertama di Amerika Serikat didirikan di Seattle oleh Jigdal Dagchen Sakya and Rinpoche Dezhung III.
  • Chögyam Trungpa mendirikan Institut Naropa yang kemudian menjadi Universitas Naropa di Boulder, Colorado, Amerika Serikat, merupakan universitas Buddhis pertama yang terakreditasi di Amerika Utara.
  • Di Birma (Myanmar), ketika demonstrasi disaat pemakaman U Thant (Sekretaris Jenderal PBB yang ke-3), 600 bhikkhu ditangkap dan beberapa ditembak oleh pasukan pemerintah.
  • Sangha Agung Indonesia terbentuk pada tanggal 14 Januari 1974 .
2519 EB 1975 EU
  • Bhikkhu Chah Subhaddo atau dikenal dengan Ajahn Chah mendirikan Vihara Pah Nanachat (Wat Pah Nanachat), sebuah vihara hutan di Thailand untuk melatih bhikkhu-bhikkhu Barat, dan Bhikkhu Sumedho (Ajahn Sumedho) menjadi kepala vihara yang pertama yang dijalankan oleh dan untuk para bhikkhu berbahasa Inggris.
  • Vihara Buddharangsee (Wat Buddharangsee) didirikan di Sydney, Australia oleh Bhikkhu Khantipalo dari Inggris dan 3 orang bhikkhu dari Thailand.
  • Di Laos, para pemimpin Komunis Lao berusaha untuk mengubah prilaku dalam keagamaan, di antaranya adalah para bhikkhu harus bekerja, bukan menerima derma. Hal ini menyebabkan banyak bhikkhu yang kembali ke kehidupan umat awam, tetapi Agama Buddha tetap populer.
  • Insight Meditation Society (Lembaga Meditasi Pandangan Terang) didirikan di Barre, Massachusetts di Amerika Serikat oleh Sharon Salzberg, Jack Kornfield, dan Joseph Goldstein.
  • Kaum Komunis Kamboja di bawah pemerintahan Pol Pot mencoba untuk menghancurkan Agama Buddha secara menyeluruh, dan hampir berhasil.
2520 EB 1976 EU
  • Setelah berlangsungnya demonstrasi, pemerintah junta militer Birma (Myanmar) mendiskreditkan Bhikkhu La Ba dengan mengatakan bahwa ia adalah seorang kanibal dan pembunuh.
  • Sangha Theravada Indonesia berdiri pada tanggal 23 Oktober 1976, di Vihara Maha Dhammaloka (sekarang Vihara Tanah Putih), Semarang, Indonesia.
2521 EB 1977 EU
  • Ajahn Chah diundang ke Inggris oleh English Sangha Trust.
  • Bhikkhu Ashin Nyanissara atau dikenal dengan Sayadaw Sitagu mendirikan Vihara Saddhamma Sitagu, sebuah vihara hutan di Birma (Myanmar), kemudian mendirikan Pusat Duta Dhamma Internasional Sitagu (Sitagu International Buddhist Missionary Center).
2522 EB 1978 EU
  • Di Birma (Myanmar), lebih banyak lagi bhikkhu dan umat yang ditangkap, dipaksa melepaskan jubah, dan dipenjarakan oleh pemerintah junta militer. Banyak vihara yang ditutup dan propertinya disita. Bhikkhu U Nayaka yang bersikap kritis ditangkap dan meninggal, pemerintah mengklaim bahwa ia melakukan bunuh diri.
  • Sangha Mahayana Indonesia berdiri pada tanggal 10 September 1978 di Vihara Buddha Murni, Medan, Sumatera Utara, Indonesia.
2523 EB 1979 EU
  • Ajahn Chah kembali ke Inggris dan mendirikan komunitas kecil para bhikkhu di Vihara Hamsptead yang kemudian pindah ke Sussex, Inggris, dan sekarang dikenal sebagai Vihara Hutan Chithurst (Chithurst Forest Monastery).
  • Perwalian Umat Buddha Indonesia (WALUBI) didirikan. Nama WALUBI diberikan oleh Menteri Agama pada waktu itu yaitu Alamsyah Ratu Perwiranegara.
2524 EB 1980 EU
  • Pemerintah junta militer Myanmar menyatakan otoritasnya atas sangha, kekerasan terhadap para bhikkhu terus berlanjut.
  • Masyarakat Buddhis Theravada Amerika (Theravada Buddhist Society of America – TBSA) didirikan di California, Amerika Serikat.
2525 EB 1981 EU
  • Bhikkhu Nandiya atau yang dikenal dengan Sayadaw Taung Pu Lu, bersama dengan Dr. Rina Sircar dari Birma (Myanmar) mendirikan Vihara Taung Pu Lu Kaba-Aye di California Utara, Amerika serikat.
2527 EB 1983 EU
  • Institut Buddhisme Sanghai (Shanghai Institute of Buddhism) didirikan di Vihara Yùfó Chán (玉佛禅寺 – Vihara Buddha Giok), Sanghai, Tiongkok, di bawah naungan Asosiasi Buddhis Sanghai (Shanghai Buddhist Association).
  • Di Indonesia, Hari Waisak (Vesak) ditetapkan sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden No. 03/1983 tertanggal 19 Januari 1983.
2528 EB 1984 EU
  • Vihara Amaravati didirikan di Hemel Hempstead, Hertfordshire, Inggris oleh siswa-siswa dari Ajahn Chah. Vihara ini merupakan vihara dari tradisi Hutan Theravada.
2531 EB 1987 EU
  • Nichiren Shoshu Indonesia dikeluarkan dari keanggotaan WALUBI karena perbedaan ajaran dan ketidaksesuaian dengan Buddha Dhamma.
  • Kongres Buddhis Amerika (American Buddhist Congress) didirikan pada 12 November 1987, untuk menghimpun umat Buddhis dari beragam latar belakang tradisi, organisasi, etnis di Amerika.
  • Asosiasi Wanita Buddhis Internasional Sakyadhita menyelenggarakan kongres pertamanya di Bodh Gaya, India.
  • Penemuan sarira yang dipercaya tulang jari tengah tangan kiri Sri Buddha di ruang bawah tanah yang berusia 1.000 tahun di Vihara Famen, Provinsi Shaanxi, Tiongkok.
2532 EB 1988 EU
  • Komunitas Bhavana (Bhavana Society) yang didirikan tahun 1982, mendirikan vihara Theravada tradisi Hutan Sri Lanka yang pertama di Amerika Serikat, di Virginia Barat.
  • Yayasan Sanghapāla didirikan oleh siswa-siswa senior Ajahn Chah dan beberapa tahun kemudian mendirikan Vihara Abhayagiri di California dan menjadi vihara Theravada tradisi Hutan Thailand yang pertama di Amerika Serikat.
  • Di Birma (Myanmar), semasa pemberontakan oleh Dewan Perdamaian dan Pembangunan Negara (State Peace and Development Council – rezim militer Myanmar), pasukan militer menembaki para bhikkhu. Setelah pemberontakan, seorang bhikkhu senior bernama U Nyanissara, merekam pembicaraan mengenai diskusi demokrasi dalam ajaran Buddhisme, namun dilarang oleh rezim militer.
  • Berdirinya Vihara Hsi Lai di California, Amerika Serikat, oleh Bhiksu Hsing Yun. Merupakan vihara terbesar dalam jenisnya di Amerika Utara dan berafiliasi dengan Fo Guang Shan.
2533 EB 1989 EU
  • Dalai Lama Ke-14 menerima Penghargaan Nobel Perdamaian.
  • Gunung Genderang Dharma (Dharma Drum Mountain), sebuah yayasan pendidikan, budaya, dan spiritual Buddhis internasional didirikan oleh Bhiksu Sheng Yen di Kota New Taipei, Taiwan.
2534 EB 1990 EU
  • Lebih dari 7000 bhikku berkumpul di Mandalay di Birma (Myanmar) untuk menyerukan boikot terhadap pemerintah militer yang otoriter. Mereka menolak menerima derma dari keluarga militer. Pemerintah militer menyita vihara dan menangkap beberapa bhikkhu termasuk bhikkhu senior U Sumangala dan U Yewata. Para bhikkhu menerima hukuman penjara yang panjang, dan semua bhikkhu yang memboikot dipaksa melepas jubah. Beberapa bhikkhu disiksa ketika dalam masa interogasi.
  • Perkembangan Sangha Theravada di Barat. Vihara Hutan Metta (Metta Forest Monastery), didirikan di California, Amerika Serikat oleh Bhikkhu Suwat Suvaco (Ajahn Suwat). Kedua vihara ini merupakan vihara tradisi hutan.
2536 EB 1992 EU
  • Rupaka atau Arca Buddha Gautama di Hyderabad, India, didirikan atas prakarsa kepala pemerintah Andhra Pradesh, Sri N. T. Rama Rao. Rupaka ini dipahat oleh S.M.Ganapathi Sthapati, memiliki tinggi 16 meter dan terbuat dari batu granit putih. Merupakan arca monolit Buddha Gautama tertinggi di dunia.
  • Buddhisme memasuki era Cyberspace (dunia maya). Beberapa edisi dari Kanon Tipitaka Pali dapat diakses dalam jaringan (online) melalui internet.
2539 EB 1995 EU
  • Vihara Abhayagiri didirikan oleh Bhikkhu Amaro dan Bhikkhu Pasanno di California, Amerika Serikat, setelah Bhiksu Hsuan Hua menginstruksikan siswanya untuk memberikan para siswa Ajahn Chah 120 hektar tanah dari lahan hutan Vihara Kota Sepuluh Ribu Buddha (City of Ten Thousand BuddhasWànfó Shèngchéng).
2540 EB 1996 EU
  • Garis silsilah sangha bhikkhuni tradisi Theravada muncul kembali saat 11 wanita dari Sri Lanka ditahbiskan secara penuh di Sarnath, India oleh para bhiksu dan bhiksuni dari Sangha Jogye dari Korea dengan Vinaya Dharmagupta dalam prosedur yang diadakan oleh Lembaga Maha Bodhi India (Maha Bodhi Society) dan atas upaya dari Sakyadhita, sebuah Asosiasi Wanita Buddhis Internasional. Kemunculan sangha bhikkhuni Theravada ini menjadi kontroversi sendiri sampai sekarang.
2542 EB 1998 EU
  • 25 Januari 1998, Tentara Teroris Pembebasan Macan Tamil atau Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE), melakukan aksi bunuh diri dengan bom dan menyerang tempat Buddhis paling suci dan pusat Warisan Dunia UNESCO di kota Kandy, Sri Lanka yaitu Sri Dalada Maligawa atau Vihara Relik Gigi yang merupakan tempat menyimpan relik gigi Sri Buddha.
  • Perwalian Umat Buddha Indonesia (WALUBI) membubarkan diri karena konflik yang terjadi di dalam tubuh organisasi umat Buddha Indonesia tersebut.
  • Setelah WALUBI membubarkan diri, Sangha Agung Indonesia bersama-sama dengan Sangha Theravada Indonesia dan Sangha Mahayana Indonesia, membentuk Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) pada 14 November 1998, yang bertugas untuk mengambil keputusan yang berpedoman pada Dhamma (Dhammaniyoga).
  • Pembubaran WALUBI diikuti dengan pembentukan organisasi baru dengan singkatan yang sama yaitu WALUBI, namun mengubah kata “Perwalian” menjadi “Perwakilan”.
2543 EB 1999 EU
  • Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) resmi menyelenggarakan perayaan Hari Vesak Internasional di markas besar PBB, dikenal dengan Hari Vesak PBB (United Nations Day of Vesak – UNDV)
  • The Chant of Metta atau Lantunan Metta, sebuah musik gubahan Imee Ooi, diproduksi oleh I.M.M. Musicworks, di Malaysia. Musik dengan syair mengenai kasih sayang universal (metta) dalam bahasa Pali ini, menjadi musik yang banyak dinikmati oleh kalangan Buddhis di seluruh dunia di awal abad ke-21.
2544 EB 2000 EU
  • Vihara Sasanarakkha (Sasanarakkha Buddhist Sanctuary), sebuah vihara di Taiping, Malaysia didirikan oleh Bhikkhu Aggacitta. Vihara ini digunakan sebagai pusat melatih para bhikkhu Theravada di Malaysia. Misinya adalah melatih para bhikkhu baru.
2545 EB 2001 EU
  • Pada bulan Maret, dua rupaka atau arca batu Buddha tertinggi di dunia yang disebut “Buddha dari Bamiyan”, dihancurkan oleh kelompok Muslim militan Taliban, di Bamyan, Afghanistan.
2546 EB 2002 EU
  • Vihara Mabodhi di Bodh Gaya, India, diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
  • Wafatnya Bhiksu Ashin Jinarakkhita Maha Sthavira, putra Indonesia pertama yang menjadi seorang bhikkhu di Indonesia.
2549 EB 2005 EU
  • Para ilmuwan berhasil menyelamatkan pohon Bodhi di Bodh Gaya, India. Pohon yang merupakan generasi keenam dari pohon Bodhi yang menaungi Petapa Gotama saat mencapai Pencerahan tersebut, selama tiga tahun sebelumnya dihinggapi suatu penyakit yang aneh.
  • Penganugerahan Tanda Kehormatan “Bintang Mahaputera Utama” kepada Mendiang Bhiksu Ashin Jinarakkhita Maha Sthavira, oleh Pemerintah Indonesia.
2550 EB 2006 EU
  • Untuk pertama kalinya Konferensi Agung Sangha Indonesia (KASI) menyelenggarakan perayaan Vesak atau Waisak Nasional di Candi Borobudur.
  • Upacara Pelantunan Tipitaka Internasional (International Tipitaka Chanting Ceremony) dilakukan untuk pertama kali di bawah pohon Bodhi di Bodh Gaya, India. Dalam kegiatan setiap setahun sekali tersebut para bhikkhu dan umat Buddhis melantunkan teks-teks Kanon Tipitaka Pali secara bersama-sama.
  • Pertama kali dalam sejarah Amerika Serikat, dua orang Buddhis yaitu Mazie Hirono dan Hank Johnson, terpilih untuk menjadi anggota Kongres Amerika Serikat.
  • Penemuan teks Sutra Pratītyasamutpāda berbahasa Sanskerta dengan aksara dari abad ke-6 dan ke-7, di dalam reruntuhan sisa-sisa rupaka Buddha dari Bamiyan yang telah dihancurkan Muslim Taliban.
2551 EB 2007 EU
  • Ribuan kaum Dalit (kaum tak tersentuh atau di luar kasta) di India, meninggalkan agama Hindu dan memeluk agama Buddha sebagai bentuk protes atas sikap diskriminasi yang dilakukan oleh kaum berkasta tinggi.
  • Bulan September, ribuan bhikkhu di Birma (Myanmar) melakukan aksi damai dalam rangka menyuarakan penderitaan rakyat. Pemerintah junta militer Myanmar menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi damai tesebut. Aksi brutal pemerintah Myanmar yang menelan korban ini dikecam oleh masyarakat dunia. Peristiwa ini dikenal dengan “Revolusi Safron”.
  • Bantuan Global Buddhis (Buddhist Global Relief), sebuah organisasi kemanusiaan Buddhis didirikan di New Jersey, Amerika Serikat, dipimpin oleh Bhikkhu Bodhi.
2552 EB 2008 EU
  • Puluhan ribu umat Buddhis di Korea Selatan mengadakan demonstrasi di Seoul, untuk memprotes diskriminasi terhadap Agama Buddha yang dilakukan oleh pemerintah President Lee Myung-bak yang menganut Presbyterian (salah satu aliran Kristen Protestan).
2553 EB 2009 EU
  • Stupa Vipassana Global (Global Vipassana Pagoda), sebuah aula untuk berlatih meditasi Vipassana, diresmikan di India.
  • Wafatnya Bhiksu Sheng Yen, seorang Guru Besar Chan (Zen) asal Taiwan, pendiri Gunung Genderang Dharma.
2554 EB 2010 EU
  • Pendirian Universitas Nalanda (Nalanda University) di Rajgir, Bihar, India, oleh Pemerintah India berdasarkan Undang-Undang Khusus Parlemen India tahun 2010. Merupakan institusi internasional untuk studi intelektual, filosofis, historis dan spiritual. Universitas baru ini di dalamnya terkandung kenangan akan Universitas Nalanda kuno, dan memulai tahun akademiknya pada tanggal 1 September 2014.
  • Peresmian replika Stupa Shwedagon di Sumatera Utara, Indonesia.
2555 EB 2011 EU
  • Pimpinan spiritual Tibet, Dalai Lama Ke-14 mengundurkan diri dari pimpinan politik Tibet pada 10 Maret 2011.
  • Perayaan Buddha Jayanti Ke-2600 pada 17 Mei 2011, memperingati 26 abad Pencerahan Sempurna Sri Buddha.
  • Terbentuknya Konfederasi Buddhis Internasional (International Buddhist Confederation – IBC) di Delhi, India.
2556 EB 2012 EU
  • Penghancuran rupaka-rupaka Buddhis di Museum Nasional Maladewa di Male, Maladewa. oleh ekstremis Muslim.
  • Serangan kekerasan terhadap para umat Buddhis oleh ekstremis Muslim di Ramu, Chittagong, Bangladesh.
2557 EB 2013 EU
  • Pada 7 Juli 2013, sepuluh bom intensitas rendah meledak di kompleks Vihara Mahabodhi, melukai 5 orang. Teroris Muslim dari kelompok Mujahidin India bertanggung jawab atas pengeboman ini. Beberapa hari kemudian umat Buddhis seluruh dunia melakukan protes akan peristiwa ini.
  • Pemerintah India melakukan amandemen Undang-Undang Vihara Bodh Gaya tahun 1949 yang kini mengizinkan non-Hindu untuk menjadi ketua dari Komite Manajemen Vihara Bodh Gaya.
  • Guru meditasi Vipassana terkemuka di dunia, Satya Narayan Goenka (S. N. Goenka), wafat pada 29 September 2013.
  • Sangharaja Thailand Ke-19, Y.M. Nyanasamvara Suvaddhana Mahathera (Somdet Phra Nyanasamvara Suvaddhana) wafat pada 24 Oktober 2013.
  • Sangha Theravada Indonesia menyatakan tidak bekerja sama dengan kelompok gerakan Dharmakaya dalam hal apapun.
2558 EB 2014 EU
  • Umat Buddhis di Amerika Serikat bergabung bersama ribuan warga Amerika lainya dalam gerakan iklim massal di Kota New York, Amerika Serikat.
  • Konferensi Umum Persaudaraan Buddhis Sedunia (World Fellowship of Buddhists – WFB) Ke-27 di Vihara Famen, Provinsi Shaanxi, Tiongkok, menghasilkan Deklarasi Baoji.
  • Peringatan 200 tahun penemuan kembali Candi Borobudur oleh Sir Thomas Stamford Raffles dari Inggris pada tahun 1814.
  • Dua pemimpin Buddhis, yaitu Bhikkhu K. Sri Dhammaratana Maha Thera dari Sri Lanka dan Bhiksu Thich Nhat Hanh dari Prancis (diwakili oleh Bhiksuni Thich Nu Chan Khong) ikut menandatangani Deklarasi Penghapusan Perbudakan Modern yang diselenggarakan di Kota Vatikan.
2559 EB 2015 EU
  • Ruth Denison, Guru Vipassana wanita pertama di Amerika Serikat meninggal dunia pada 26 Februari 2015.
  • Konferensi Tingkat Tinggi antara pemimpin Buddhis dan Muslim pada 3-4 Maret 2015 di Yogyakarta dan Candi Borobudur, Jawa Tengah, Indonesia.
  • Gempa Nepal, Stupa Swayambhunath di Lembah Kathmandu masih berdiri meskipun bangunan di sekitarnya mengalami kerusakan. Sedangkan Stupa Boudhanath mengalami keretakan pata puncaknya sehingga perlu direnovasi.
  • Y.M. Rajakeeya Panditha Galagama Dhammasiddhi Sri Dhammananda Aththadassi Thera terpilih menjadi Ketua Sangha Siyam Nikaya Asgiriya Sri Lanka Ke-21 menggantikan Y.M. Agga Maha Pandita Udugama Sri Dhammadassi Rathanapala Buddharakkhita Mahanayaka Thera yang wafat pada 8 April 2015.
  • Vihara Indonesia pertama di Kota New York, Amerika Serikat resmi dibuka pada 21 Juni 2015.
  • Pertama kali pelantunan teks-teks Tipitaka Pali (Tipitaka Chanting) secara massal diselanggarakan di Candi Borobudur, Indonesia, pada 25-26 Juli 2015.
  • Tempat pemakaman Buddhis pertama di bagian timur Jerman resmi dibuka di Kota Dresden, Jerman.
  • Phra Maha Phong Samaleuk (Piyadhiro), Sangharaja Laos, mangkat di usia 100 tahun pada 7 Oktober 2015.
  • Forum Buddhis Dunia Ke-4 (4th World Buddhist Forum) diselenggarakan di Wuxi, Jiangsu, Tiongkok, pada 24-25 Oktober 2015
  • 15 pemimpin senior Buddhis dari 13 negara mengeluarkan seruan penting tentang perubahan iklim pada 29 oktober 2015.
 2560 EB  2016 EU
  • Guru meditasi Vipassana terkemuka dari Birma (Myanmar), Y.M. Sayadaw U Pandita, wafat pada 16 April 2016, di usia 94 tahun.
  • Pertama kali dalam sejarah Amerika Serikat, Presiden Barack Obama menyampaikan selamat Vesak (Waisak) kepada Buddhis di Amerika Serikat dan dunia pada 29 April dan 20 Mei 2016.
  • Situs Mahavihara Nalanda di Bihar, India, resmi menjadi situs Warisan Dunia UNESCO pada 15 Juli 2016.
  • Maha Upasika Pandita Dr. Metta Pannakusuma Parwati Soepangat Soemarto, M.A., tokoh sejarah wanita Buddhis Indonesia meninggal di usia 84 tahun, pada 24 Juli 2016.

Catatan:

Tanggal sesungguhnya dari kelahiran Sri Buddha tidak diketahui dengan pasti. Menurut tradisi Buddhis, Sri Buddha lahir pada tahun 623 SEU (Sebelum Era Umum / Sebelum Masehi), dan juga terdapat beberapa perkiraan lainnya terhadap tahun kelahiran Sri Buddha.

Tahun 563 SEU adalah tahun yang diterima secara umum sebagai tahun kelahiran Sri Buddha. Terdapat 2 jenis tahun EU (Era Umum / Masehi) pada garis waktu sebelum tahun 2 SEU. Tahun EU bagian atas adalah tahun kelahiran Sri Buddha yang ditulis berdasarkan pada sumber “tradisi” yaitu 623 SEU, kemudian tahun EU bagian bawah adalah tahun kelahiran Sri Buddha berdasarkan pada tahun “sejarah” 563 SEU. Setelah tahun 2 SEU, tahun “tradisi” dapat dihilangkan karena waktu dari peristiwa berikutnya diketahui dengan lebih tepat.

Untuk mendapatkan tahun Buddhis adalah dengan cara menambah 544 pada tahun Era Umum (Masehi). Dan penanggalan Buddhis yang digunakan pada garis waktu ini adalah penanggalan versi Sri Lanka. Untuk mendapatkan tahun Buddhis versi Thailand cukup menambahkan 543 pada tahun Era Umum (Masehi). Dalam versi Sri Lanka, penanggalan Buddhis dimulai pada tahun Sri Buddha parinibbana dan dihitung sebagai tahun 1 Era Buddhis (EB). Sedangkan dalam versi Thailand, penanggalan Buddhis dimulai pada tahun Sri Buddha parinibbana dan dihitung sebagai tahun 0 Era Buddhis (EB).

Pada garis waktu tidak terdapat tahun 0 EU (Masehi), hal ini disesuaikan dengan kesepakatan internasional yang meniadakan tahun 0 (zero). Dengan demikian setelah tahun 1 SEU (Sebelum Era Umum / Sebelum Masehi) adalah tahun 1 EU (Era Umum / Masehi).

Garis waktu ini hanya mencakup peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dalam dunia Buddhis. Garis waktu ini bersifat tidak tetap karena sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan peristiwa yang terjadi dikemudian hari.

Sumber: Dari berbagai sumber.

Rekomendasikan

 
Tersimpan di Sejarah